Di lorong bawah tanah dimana air kotor mengalir dan hewan-hewan pengerat dimana-mana ditambah sinar matahari yang tak terjangkau sejauh mata memandang, tiga orang dengan topeng berbeda berada disana dengan kegiatan masing-masing tanpa mempedulikan aura menakutkan ataupun bau tak enak dari air kotor disana
"Kalian harus memulai rencananya, pastikan mereka terkecoh agar kita dapat memberantas mereka sampai ke akar-akarnya" Ujar salah seorang di sana dengan memainkan handphone miliknya, orang itu memakai topeng kucing, dialah Neko
"Hn" Jawab salah satunya dengan nada dingin sambil membersihkan pedangnya, orang itu memakai topeng gagak, dialah Taka a.k.a Sasuke
"Lalu sampai kapan kita akan membiarkan salah satu anak buah miliknya memata-matai kita terus?" Tanya yang lain sambil melakukan kegiatan yang sama dilakukan oleh Neko, orang itu memakai topeng rubah, dialah Kitsune a.k.a Naruto
"Tunggu sampai mereka menyerang kita bertiga dan pada saat itu, kita bantai mereka semua" Jawab Neko dengan nada santai namun auranya berkata lain, aura disana semakin mencekam karena aura membunuh yang keluar dari mereka bertiga saat Neko mengatakan kalimat terakhir
"Hmm~ aku tak sabar menantikan saat itu tiba, aku sudah muak dengan mereka yang memasang penyadap dan CCTV disekitar ruangan yang ada di organisasi kita" Ujar Naruto dengan nada yang menunjukkan kemarahan
Ada yang bertanya mengapa ketiga pemimpin dunia bawah berkumpul di satu tempat namun tak terjadi pertempuran? Jawabannya sederhana, karena mereka sedari awal telah saling mengenal namun mereka tak membeberkan rahasia ini kepada siapapun dikarenakan mereka bertiga menyadari adanya suatu kekuatan yang sedang mengincar mereka semenjak perjanjian perdamaian dibuat
Dan selama ini mereka berkolaborasi dengan menjalankan peran masing-masing dengan saling tidak mengenal dan saling bermusuhan agar sesuatu yang sedang mengincar mereka itu menampakkan wujudnya, dan jackpot!!! Mereka telah mengetahui dalang dibalik kekuatan itu dan sebagai bonusnya, mereka telah mengetahui adanya anak buah dari dalang dibalik kekuatan tersebut di setiap organisasi mereka
"Tenanglah Kitsune, kita harus tetap pada peran masing-masing dan tak menunjukkan sesuatu yang membuat mereka semakin waspada terhadap kita" Ujar Neko dengan nada tenangnya yang ditanggapi dengan anggukan kepala dan gumaman oleh Kitsune
"Tapi biarkan aku untuk memberantas hama-hama itu denganmu Neko" Ucap Naruto dengan nada memelas pada si topeng kucing
"Tidak!! kalau kau ingin memberantas hama, kau harus denganku atau dalam pengawasan ku!!" Ujar Taka dengan nada posesif miliknya, yang hanya dibalas decakan lidah dan lipatan tangan oleh Kitsune menunjukkan keengganan
"Dia benar Kitsune, apalagi kini status kalian dalam dunia bawah diketahui jika kalian bersekutu. Kau harus selalu bersama Taka atau dalam pengawasannya, jika kau terus memberantas hama bersamaku, mereka akan berpikir bahwa kita bertiga sudah bersatu dan akhirnya apa yang telah kita susun selama ini akan sia-sia" Ujar Neko menyetujui ucapan Taka, walau terkesan posesif namun apa yang dikatakan Taka memang ada benarnya
"Baiklah kalian menang, aku kalah. Kalian puas!?" Ujar Kitsune pasrah
"Aku harus pulang sekarang, sudah hampir tengah malam. Aku tak ingin rubah buluk dan rubah merah betina memarahiku nantinya, Taka antar aku!" Ujar Naruto dengan nada memerintah pada akhir kalimatnya yang langsung dipatuhi oleh orang yang disebut
"Oh ya aku hampir lupa, Neko seringlah berkunjung kerumah, mama merindukanmu dan dia selalu bertanya kepadaku apa yang kau lakukan sampai tak punya waktu untuk mengunjunginya" Ucap Naruto pada Neko lalu berbalik pergi setelah mengatakan apa yang dilupakannya
"Aku akan sering berkunjung jika bibi membuatkan aku kue keju, katakan itu padanya" Jawab Neko sambil melihat kearah dua orang yang pergi meninggalkan tempat itu, Naruto menjawabnya dengan mengangkat tangan dan menunjukkan jempolnya sebagai tanda akan ia lakukan
KAMU SEDANG MEMBACA
My Girlfriend is Yakuza
FanfictionDia adalah pemimpin dari dua klan berpengaruh karena merupakan Yakuza yang tak tertandingi didunia bawah, semuanya berjalan seperti biasanya. namun semua justru berubah saat ia pindah sekolah dan bertemu dengan 'tembok berjalan' yang membuatnya tida...
