WARNING : The Most Wanted in Your Area
Geng- geng beken Hannam Senior High School selalu masuk majalah sekolah dengan label the most wanted. Mereka punya talenta dan rupa yang menawan.
Biasanya mereka jadi incaran seluruh murid atau bahkan anggota...
Vote 100+ double up Kalau gak sampai seratus, tenang Guys aku up besok... kekekeke
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hoseok membuka mata saat mendengar suara berisik dari dapur. Laki- laki itu mengangkat kepalanya yang terasa berat, beranjak mendekati suara berisik yang sedari tadi ia dengar.
Dapat laki- laki itu lihat, gadisnya dengan celemek dan wajah lusuh sibuk mengaduk bubur dalam panci.
"Sayang..." Panggil Hoseok manja membuat gadis yang dipanggil menghentikan kegiatannya.
"Ngapain bangun kuda. Tidur lagi sana!" "Tai lo Joy di ajak manis dikit gak bisa."
Joy hanya terkekeh lalu mengaduk bubur kubisnya lagi.
"Masak apa Joy?" "Bubur kubis favorit lo."
Hoseok menganguk lalu menaruh kepalanya yang semakin berat di meja makan tidak menghiraukan gadisnya yang masih sibuk memotong kubis.
~~~
Suga mendenggus sebal mendapati Umji yang bersender di badan mobilnya.
"Ngapain?"
"Mamanya Kak Suga belum ngomong." "Udah. Tapi gue masih ada urusan dulu. Pulang naik taksi aja lo."
"Ih kok gitu sih? Aku ikut Kak Suga aja." "Ck... nyusahin banget sih."
Suga memutar bola matanya malas lalu membiarkan gadis itu duduk di sampingnya.
"Kak seatbeltnya kok gak bisa ditarik?" "Lo ngehina mobil gue?"
"Eh enggak Kak. Kalau gak percaya coba deh?" Ucap Umji lalu menyenderkan tubuhnya di kursi memberi ruang pada Suga agar bisa mengeceknya.
"Ya udah gak usah dipakai. Susah banget."
"Ih Kak kan bahaya." "Naik taksi aja biar aman."
Umji tidak menjawab, gadis itu lebih memilih mencebikkan bibirnya imut saat Suga melajukan mobil meninggalkan area sekolah.
"Eh Kak itu Wendy bukan? Apa mau dibarengin sekalian?" Tanya Umji sambil menunjuk salah satu gadis yang duduk di kursi halte.
Suga melirik Umji sekilas lalu menepikan mobilnya di dekat halte. Laki- laki itu menurunkan jendelanya.
"Ndy, mau bareng?"
Wendy memicingkan matanya, mulutnya terbuka berniat menjawab pertanyaan Suga.
"Tapi duduk di belakang ya Wen?" Giliran Umji yang bersuara.
"Eh makasih Ji. Gue naik bus aja." Jawab Wendy lalu mendekati bus yang baru saja berhenti di belakang mobil Suga.
"Duluan ya...." sambung Wendy lagi.
~~~
"Bear jadi nonton?"
"Jadi dong. Nonton apa ya tapi?" Ucap Seulgi sambil membereskan earphone yang selesai ia pakai saat menunggu Jimin latihan basket.