Saat jalan pulang aku bertemu Jin. Ya. Jin.
Dia sudah berpakaian rapih dan membawa koper. Pakaiannya sangat rapih.
"J...jin?"
Jin hanya menatapku dengan tatapan kosong.
"Kau sudah sehat? kau sudah kembali? Kenapa ga bilang? kamu mau kemana? kok bawa koper?" Aku mulai bertanya tanya.
Jin masih terdiam. Aku sudah muak.
"YAK! Kalau kau masih marah padaku setidaknya jawab pertanyaanku!!!" Seru ku kesal.
"Ya. tadi malam aku sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Aku...aku akan ke Kanada" DEG. Apa maksudnya?
"Sekarang? kamu ngapain ke Kanada? YAK BERITAHU AKU!" aku semakin panik. Aku trauma dengan keadaan ini. Aku trauma ditinggal seperti ini lagi. Aku tidak mau Jin meninggalkanku seperti Bobby meninggalkanku waktu itu.
"Iya sekarang jisoo, Aku dan Seojun serta Heejin noona dan Nayeon akan pergi ke Kanada. Seojun mendapat pekerjaan disana, otomatis Heejin dan Nayeon ikut. Dia juga mengajakku untuk berkerja disana. Karena memang seharusnya aku sudah bekerja. Jadi aku janjian sama seojun ketemuan dibandara" jelas Jin. Hatiku seperti tertusuk.
Aku mulai menangis. Menangis sejadi jadinya. Tak peduli orang orang menganggapku seperti orang gila. Gara gara terlalu sedih, kaki ku lemas dan aku mulai terjatuh.
"Jichu, jangan menangis, aku tahu ini terlalu tiba tiba, aku tau aku salah tidak memberitahu mu, tapi aku takut kamu terpukul kalau aku beritahu, tapi ternyata tuhan bilang kepadaku harus memberitahumu dengan cara aku dipertemukan denganmu disini, maafkan aku jisoo, tapi aku memang seharusnya bekerja. aku juga seharusnya hidup bersama Seojun, maafkan aku" jelas Jin. Dia memelukku.
"Huhuhuuu, aku juga minta maaf telah membuatmu marah jin" ucapku sambil terus menangis. Aku tidak sanggup menahan tangisan ini.
"Tidak! itu bukan salahmu! aku yang terlalu egois!"
"Aku takut, aku takut kau meninggalkanku. Aku takut semuanya akan terulang kembali, aku takut jin" kataku sambil menatapnya. Jin menatapku iba.
"Tidak akan. Aku tidak akan melupakanmu. Aku tidak akan meninggalkanmu. Aku berani bersumpah Jisoo. Aku janji suatu saat nanti aku akan kembali ke Korea dan melamarmu! aku janji!" Seru Jin sambil memegang tanganku.
"Benar? awas saja aku akan membunuhmu!" ucapku.
"Tidak akan!"
"Hiks, Jin, bolehkah aku ikut ke bandara?" tanyaku.
"Tentu saja! ayo!"
Diperjalanan, jin selalu memegang tanganku. Aku tahu dia tidak mau aku bersedih.
Sesampainya di Incheon Airport, aku kembali merasa sedih.
"Jin-ah, kalo aku dibully lagi gimana?" tanyaku khawatir.
"Tenang! aku akan selalu ada disisimu, percaya lah, aku tidak akan pernah jauh darimu" Kata Jin sambil menatapku. Dibelakangnya sudah ada Seojun oppa, Heejin Eonnie dan Nayeon Eonnie.
"Jisoo-ya, kami akan menjaga Jin tenang saja!" ujar Heejin Eonnie sambil memegang bahuku.
"Kalau Jin berani selingkuh dari mu, aku akan membunuhnya!" seru Nayeon eonnie. Aku tertawa kecil.
"Ayo! kita sudah harus Check-in" ajak Seojun oppa.
"jisoo, annyeong!" ucap Jin sambil berjalan menjauh. Aku. Aku ingin sekali memeluk Jin untuk terakhir kalinya.
Tiba tiba Jin berbalik badan dan menuju aku kembali.
"Ada apa?" tanyaku. Tiba tiba Jin mencium bibirku. Tentu aku sangat kaget! tapi, itu yg aku inginkan.
Jin melepas ciumannya dan menatapku.
"Jisoo, Saranghae" bisiknya. Lalu ia tersenyum dan meninggalkanku.
Aku hanya bisa menatap kepergiannya.
Jin dia sangat berharga bagi hidupku.
Bersambung...
Oiya! besok Jey up terakhir yaitu Epilog! Ga tau sih kapan.stay tune!
-jey.
KAMU SEDANG MEMBACA
different//jinsoo✔
Roman d'amourCast: Kim Ji Soo (Blackpink) Kim Seok Jin (BTS) Kim So Jung,Sowon (Gfriend) Kim Jae Hwan (Wannaone) Hwang Hyun Jin (Stray Kids) Banyak typo? Maapin :(((
