"Adakah kau 'kan kembali?"
Nirwana 'tlah bertanya padaku
Gadis yang hatinya 'tlah remuk dan beku
Gema kehancurannya pun masih bergaung
Tinggalkan kesakitan di dasar relungAdalah Nirwana tak menyerah menghasutku
Eksploitasi akal berabad mengakar kaku
Nastiti menelusup bak asap bertemu darah
Inginkan 'ku kalah dan menyerahNamun, semua tak 'kan pernah menjadi mudah
Apatah Nirwana tak mengerti?
Bertahun memandang gadis yang lama mati
Teronggok pedih pejamkan mata
Abai bisik ajak ke surga02 Mei 2019 /
direvisi 18 Juni 2019

KAMU SEDANG MEMBACA
SETELAH HUJAN
PoésieKata mereka, akan muncul pelangi... . . Hanya coretan hidup, yang pernah atau baru saja ditulis.