Abu-abu menyeluruh
Gelegar pun menyeru
Kilat sempat berburu
Pada hati yang mengeluh
Dimana semburat jingga
Aku rindu sapaan nya
Lengkungan cahaya
Warna warni pelukis semesta mengahampar seluas angkasa
Seketika hujanpun runtuh
Bersama dengan kerinduan yang semakin bertumbuh.
Perlahan sirami bumi
Membasahi keluh kesah emosi
Cukupkanlah menyimpan benci
Sebab kita telah tergaris rezeki
Iklas adalah kunci
Untuk hidup lebih berarti.
Bagas
Dipasena, 6 Juli 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Asmara
PuisiPertemuan aksara yang memicu kenangan. Memikat hubungan walau sebatas angan. Aku menyatakan iya pada puing-puing yang kau buat luka. Iya... Aku cinta luka yang kau ukir laksana permainan logika. Temui aku pada tempat biasa. Tempat dimana kamu terbia...
