Jangan lupa pencet bintang terus Komen juga 😉
DUA MINGGU KEMUDIAN
Setelah kejadian itu Prilly bener-bener menghilang dari hadapan Ali. Bahkan ia tak mau menerima Ph dari Ali namun Ph lain saja. Bahkan saat ini Arbani melihat adiknya itu yang akhir akhir ini berubah. Ada apa dengan adiknya ini?
"Pril." Arbani menyentuh pundak adiknya itu.
Prilly sedikit terkejut dengan kedatangan kakaknya.
"Kak Bani.""Melamun lagi ya?"
Prilly tersenyum simpul.
"Enggak kok kak. Aku cuman lagi liatin TV."
"TV?"
Prilly mengangguk.
"Mana? TVnya aja mati."
Prilly yang tersadar atas ucapannya itu lalu menyengir saja. "Hehehe.."
"Kamu kenapa sih princess? Sehatkah?" Tanya Arbani khawatir. Dia aneh aja melihat adiknya yang berubah drastis bahkan semenjak ia pulang dari rumah Ali waktu Arbani ke Bandung. Karena ia tak membiarkan Prilly tinggal di Apertement sendirian makanya Arbani mempercayai Ali agar menjaga Prilly. Namun kenapa kepulangannya malah membuat adiknya menjadi pendiam. Kalo Arbani tahu Ali telah menyakiti adik kesayangannya, maka ia tak tinggal diam saja.
"Ydh.. kakak mau kekantor dulu ya. Kamu hari ini ada pemotretan gak?"
"Enggak kok kak."
"Ydh.. kakak berangkat ya princess. Jangan melamun terus... Nanti Kesambet!"
"Ish, apaan sih lu kak! Dah sana lu!" Usir Prilly membuat Arbani terkekeh saja.
Merasa jenuh dan bosen.
Punya rumah keluarga yang besar tapi isinya pada ngilang semuanya kaga ada orang sedikitpun. Prilly berasa hidup seperti Kisah Alone. Sendirian lagi sendirian lagi. Sedih amat dah rasanya. Gadis itu memutuskan untuk menghubungi sahabat-sahabat yang katanya pada mau dateng kesini.
***
"Pril.. udahlah jangan galau galau terus mending kita shoping kek kemana kek. Pokoknya happy happy aja!"
"Nah iya! Lupakan semuanya! Lupakan saja dan lepaskan beban mu!"
Prilly, Syifa, Nasya dan Wilona saling berpelukan. Mereka semua selalu ada untuk Prilly. Ia masih beruntung punya sahabat seperti mereka. Ya, Prilly pun selalu terbuka pada mereka maupun sebaliknya. Mereka awalnya cukup terkejut dengan curhatan Prilly namun mereka mencoba jaga rahasia ini agar keluarga Prilly tidak tahu termasuk kakaknya Arbani. Tugas mereka sekarang hanya membuat sahabatnya kembali tersenyum.
"Eh eh kita ke mall kek atau kemana kek gitu. Mumpung hari weekend!" Pekik Nasya.
"Nah iya bener tuh. Kuylah kita jalan-jalan. Kapan lagi bisa bareng-bareng kaya gini lagi!" Sambung Wilona.
"Cipa ikut ikut aja lah sama kalian." Ucap Syifa juga.
"Ayuk Princess kita jalan-jalan!" Bujuk mereka serentak membuat Prilly terdiam sejenak. Ia sejujurnya males banget lebih baik dirumah aja tapi ia juga bosen sih.
"Yaudah deh kuylah." Jawab Prilly membuat mereka semua bersorak gembira. Prilly hanya tertawa saja. Sepertinya ada mereka membuat moodnya mulai membaik.
Di Mall.
Mereka belanja sepuas sampai mereka tiba di salah satu tempat cafe. Disana ternyata mereka ketemu sama Rizky ialah kakaknya Ali membuat Prilly disana terdiam membeku. Sepertinya Syifa gadis polos bin pelupa juga tidak tahu kalo adanya Rizky malah membuat Prilly makin badmood.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY SECRET ROMANCE
FanficMenceritakan perjalanan kisah cinta si model bertalenta yang terkenal dengan ke sexy an nya. Mempunyai kekasih yang berprofesi sebagai CEO di suatu perusahaan. Namun sang kekasih masih mencintai seorang wanita yang berasal dari masa lalunya. Sampai...