TUJUH

7.1K 432 124
                                    

Attention 🔞

Setelah tiba di studio, Ali dan Prilly segera mengganti pakaian mereka. Kali ini prilly hanya memakai bra dan celana dalam saja. Sedangkan Ali hanya bertelanjang dada sehingga memperlihatkan tubuh kekarnya. Ali sedari tadi sudah mengeluarkan sumpah serapahnya dalam hati melihat Prilly hanya berpakaian seperti itu didepan para kru. Apalagi kru hari ini berbeda dengan kemarin, kalau dilihat - lihat photografer mereka kali ini hampir seumuran dengannya.

"Oke, tema kita hari ini bisa dibilang untuk majalah dewasa. Jadi gue harap kalian jangan protes ya waktu gue arahin gaya begitu" jelas Bagas selaku photografer mereka.

"Buat apa protes, yang ada gue malah seneng. Rezeki anak sholeh" ujar Ali dalam hati.

"Lanjut, pose pertama kalian berciuman didepan mobil ya" perintahnya yang langsung dilakukan oleh Ali dan Prilly.

Sudah cukup lama mereka beraksi didepan jepretan kamera dengan berbagai gaya. Hingga tiba difoto terakhir, mereka harus melakukan gaya yang membuat Ali harus menahan nafsunya. Bagaimana tidak, posisi mereka kali ini cukup sensual. Dimana posisi mereka saling berhadapan, dengan Prilly yang berada dipangkuan Ali. Sehingga saat ia menunduk, ia bisa melihat jelas payudara indah didepannya. Seolah mengajaknya untuk bermain dengan benda yang pernah ia rasakan saat insiden kolam renang dirumahnya. Bahkan saat diarahkan untuk menunduk, Ali sempat gagal fokus. Bukan hanya menunduk, bahkan Prilly sempat merasakan kepala Ali yang makin masuk kedalam ceruk lehernya.

"Sippp, kerja kalian bagus. Gue suka hasilnya" tersenyum senang.

_"Shittt, dasar pengganggu. Sabar Ali, sebentar lagi kau bisa mendapat yang lebih dari ini" racau Ali dalam hati._

"Sama - sama Gas, kita juga senang bisa bekerja sama denganmu" Prilly mengulurkan tangannya yang langsung dibalas oleh Bagas.

"Hehe, kalian sangat cocok. Bahkan terlihat seperti pasangan kekasih" godanya mengedipkan mata pada Prilly yang langsung mendapat tatapan dingin dari Ali.

"Ayo Prill, kita harus segera pergi" ajak Ali pergi sambil menutupi badan Prilly agar tidak terlihat oleh Bagas yang sedari tadi menatap kagum pada model cantik didepannya.

"Emm posesif sekali dia, sepertinya mereka bukan hanya partner kerja. Lebih tepatnya sepasang kekasih" menggelengkan kepalanya melihat betapa posesifnya Ali pada Prilly.

Setelah selesai pemotretan, Bani yang kebetulan ada dikantor Ali menghampiri mereka.

"Kalian sudah selesai pemotretan?" tanya Bani memeluk Prilly.

"Sudah kak" membalas pelukan kakaknya.

"Oh iya Prill, hari ini kamu pulang ke apartemenmu saja ya. Soalnya papa sama mama keluar kota" ucap Bani.

"Terus lo kemana?" tanya Prilly.

"Gue ada urusan di Bandung" balas Bani

"Ar, gue minta ijin bawa Prilly kerumah. Kasian kalau di apart sendirian" Ali mengedipkan matanya pada Bani. Sebenarnya Bani memang sudah mempercayakan ia untuk menjaga Prilly.

"Bawa aja, tapi jangan macem - macem lu sama adek kesayangan gue" mengepalkan tangannya kearah Ali.

"Tenang aja, lo tau gue kan" berlalu sambil menggenggam tangan Prilly.

"Yoi, have fun bro" teriak Bani sambil menggelengkan kepalanya.

Didalam mobil hanya ada suara radio yang sengaja dinyalakan Ali.

"Prill, kamu nggak papa kan tinggal dirumahku dulu. Aku nggak mau kamu sendirian, soalnya Bani disana 2 hari" tanya Ali yang dibalas anggukan dan senyum manis dari Prilly. Asal kalian tau, sebenarnya ini adalah rencananya bersama Bani agar bisa bersama Prilly lebih lama.

MY SECRET ROMANCETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang