E
N
J
O
Y
GUYS
⚠ WARNING ⚠
*author pov
Hari itu pun tiba, hari di mana jungkook dan hana akan berpisah untuk beberapa waktu. Sampai pagi ini hana merasa gelisah entah kenapa ia juga tidak mengerti
"Hana-ah ayo berangkat nanti telat!" Teriak jungkook kepada hana yang masih melamun di dalam kamarnya, mendengar teriakan itu seketika hana tersadar dan langsung mengambil tasnya lalu menuju ke bawah
"Kenapa lama sekali?" Tanya jungkook yang sedang menaikkan kopernya ke dalam mobil yang dibantu oleh supir keluarga jeon. Selama jungkook pergi, hana akan diantar jemput oleh supir keluarga jeon, itu atas permintaan jungkook tentunya
"Aku tadi sedang mengecek buku-buku yang akan dibawa" ucap hana bohong lalu langsung naik ke mobil yang tak lama di susul juga oleh jungkook. Mobil mulai dijalankan dan mereka hanya diam. Hana sibuk dengan pikirannya dan jungkook sibuk dengan hpnya
Entah kenapa hana merasa dadanya tiba-tiba sesak. Perlahan air matanya turun tanpa sebab dan tanpa ia sadari, menyadari itu hana langsung mengusap air matanya agar tidak terlihat oleh jungkook
"Kau menangis?" Tanya jungkook sambil mendekati hana
"Anio, na gwenchana" ucap hana dan sialnya air matanya terus mangalir bukannnya berhenti
"Hana-ah kenapa tiba-tiba seperti ini?" Jungkook heran karena biasanya hana tidak seperti ini
"Sudah jangan terlalu peduli, mataku hanya kelilipan" hana mencoba menghibur diri
"Huh.....selama aku pergi tidurlah dirumah eomma eoh" suruh jungkook. Jelas saja jungkook juga merasa khawatir kepada istrinya itu
"Eoh" ucap hana seadanya. Tak lama mobil sudah berhenti di depan sekolah ,mereka berduapun langsung keluar dari mobil. Sehun menurunkan kopernya dan menyeretnya menuju lapangan karena disanalah tempat berkumpulnya. Hana ingin menuju ke kelas tetapi setelah menatap jungkook rasanya ada sesuatu yang menariknya untuk mengikuti jungkook. Akhirnya hana berjalan menuju lapangan mengikuti jungkook
*hana pov
Aku berjalan menuju lapangan dan ternyata di sana sudah banyak siswa siswi yang berkumpul di lapangan. Tentu saja mereka menontoni para pemain basket sekolah yang akan pergi lomba ke jeju.
Saat ini aku berdiri di belakang jungkook, kulihat jungkook sedang berbincang dengan pembinanya. Kurasa aku benar-benar akan merindukannya. Tanpa sadar seseorang menarik pergelangan tanganku dan menarikku ke belakang, aku terlonjak kaget dan ternyata itu jungkook. Huhhh jikalau bukan junhkook mungkin aku akan berteriak sekencang mungkin
"Yak! Mau kemana?" Tanyaku yang senantiasa masih ditarik oleh jungkook
"Ikuti saja" ucapnya santai
Dan sampailah kita di rooftop. Yahh dia membawaku ke sini. Kenapa? Apa dia tidak takut terlambat?
Pluk!
Mataku terbelalak tak percaya dengan ini. Jungkook memelukku dengan erat dan menenggelamkan kepalanya ke ceruk leher ku
"Aku akan merindukanmu" ucapnya sambil terus memelukku. Aku tersenyum dan membalas pelukannya
"Aku juga"
Setelah beberapa lama akhirnya jungkook melepaskan pelukannya lalu menatapku
"Jangan dekat-dekat dengan laki-laki manapun eoh!" Ucapnya memperingatiku. Aku hananya terkekeh dan mengangguk tanda setuju
"Cha...pergilah nanti kau teringgal" dengan terpaksa aku mengatakan kalimat itu. Dan setelah itu kami langsung turun, aku tidak langsung menuju kelasku tetapi mengantar jungkook menuju bus mereka yang telah tiba. Jungkook tetap menggenggam tanganku sampa depan bus ia melepaskannya dan langsung naik ke bus karena hanya dia yang masih belum naik. Perlahan bus itu mulai menghilang dari lingkungan sekolah. Dan disanalah semua siswa dan siswi kembali ke kelas mereka masing-masing termasuk aku.
Aku berjalan memasuki kelasku dan langsung duduk di bangku. Mulai membenamkan wajahku di kedua sela lenganku, sesuatu mengganggu pikiranku. Sejak kapan aku seperti ini...huhhh menyusahkann
"Hana-ahh" suara nyelengking itu membangunkanku dan membuatku mengadah ke arah pemilik suara, yahh suara itu milik yooran yang berjalan menuju ke arahku ditemani oleh sora
"Waee?" Ucapku lemass
"Kau kenapa eoh?" Tanya sora
"Aniyaaa" ucapku lalu kembali membenamkan kepalaku
"Tim basket sudah jalan. Huh...aku inhin sekali ikut" ucap yooran merengek
"Apa kau tau kim nara?" Tanya sora pada ku dan yooran. Aku masih dengan posisi menelunglupkan wajahku di sela lenganku, tapi aku mendengar semua yang mereka ucapkan
"Eohh, waeyoo?" Yooran balik bertanya
"Kudengar...Go Mina meminta padanya untuk tidak ikut menemani tim basket" terang sora
"Apa-apaan ituu?!" Kesal yooran
"Rumornya Go Mina menyukai jungkook. Makanya dia rela melakukan hal apapun untuk bisa dekat dengan jungkook" mendengar itu kepalaku langsung mengadah, kurasa ada yang salah dengan diriku, kenapa aku ingin marah. Seharusnya aku ikut pergi dengan jungkook
"Sora, yooran...kau di panggil oleh choi seosangnim di ruang musik" saat larut dalam keseriusan tiba-tiba jaerin memanggil mereka
" kalau begitu kami pergi dulu hana-ah..." pamit mereka lalu pergi meninggalkanku
Aku mengoreh isi tasku dan mencari benda segi empat yang sangat kubutuhkan saat ini. Aku mencari kontak jungkook dan langsung menelfonnya.
Tut...tut...tut..
"Halo...ada apa hana-ah?" Aku seketika tertegun. Rasa rindunya semakin tidak terkontrol padahal baru beberapa menit yang lalu mereka bertemu
"Ahh anii...geundae jungkook-ah, kau duduk dengan siapa?" Tanyaku basa basi
"Ne? Ohh aku duduk dengan temanku"
"Namja/yeoja?" Tanyaku
"Namja-jungkook ah~~ apa kau sudah makan? Aku membawakan sandwich untukmu" ohh jadi seperti itu? Dasar wanita genit. Aku langsung memutuskan panggilannya dan memasukkan handphone ku ke dalam tas setelah mematikannya
"Aku menenggelamkan kepalaku di antara lengan-lenganku"
*jungkook pov
Kenapa hana memutuskan panggilannya? Padahal aku sedang merindukan suaranya, aishh ada apa dengan anak itu?
"Jungkook-ah, makanlah. Mau aku suapi?" Cih, mengganggu sekali anak ini. Dia kira aku bakal tergoda dengannya? Maaf saja go mina aku sudah ada yang puny
"Tidak. Aku tidak lapar" ucapku sedikit ketus sambil memainkan hpku
"Begitukah? Kalau begitu kau simpan saja.. nanti kalau lapar kau bisa memakannya" ucapnya, aku lalu meraih tasku dan mengambil kotak bekalku
"Sayangnya kekasihku sudah menyiapkan bekal untukku" ucapku sambil menunjukkan kotak bekalku kepadanya. Yaa memang tak seharusnya aku seperti ini, tapi ini menjengkelkan setelah menolongnya karena pingsan dia selalu menempel padaku
"Begitukah? Baiklah" ia langsung pergi kembali ke tempat duduknya sementara aku memasang headsetku dan mendengarkan musik yang sering hana dengarkan
------*------*-------*-------*-------*
Haii kangen banged sama comment2 kalian, maaf baru update soalnya akhir2 ini sibuk sama ujian. Author udah tingkat akhir soalnya jdi pulang sklh langsung les dan lain2
Maaf yaa baru update..🙏
Jan lupa vote and comment gaiss
Saranghae readerss🥰❤
22/12/19
KAMU SEDANG MEMBACA
(JJK)'married with cold namja'
Fanfiction'Mencintaimu adalah hal yang paling menyakitkan seumur hidupku. Tapi cintaku terlalu besar untuk berhenti memperjuangkanmu' 'Tinggalkan jika membuatmu sakit. Perjuangkan jika itu yang patut kau perjuangkan' cast: park Hana - hana joen jungkook - jun...
