part 4|| pedofil

3.6K 161 9
                                        

Sudah berberapa jam setelah perdebatan unfaedah Aldo dan Niel, Ara tertidur pulas di ranjang khusus miliknya..

"Niel, adek-adek Lo kok bisa cantik-cantik sih?! jadi pengen kawinin si Ara kan hm.."ucap Aldo ngaco membuat Niel geram

"Jangan jadi pedofil Lo! Adek gua masih kecil bego"jawab Niel lalu memfokuskan dirinya dengan hp iPhone milinya itu.

"Abang Aldo tetep setia menunggu Ara umur 17 thn, anggep aja ini ta'aruf hehehe"ucap Aldo lagi membuat Sean terpingkal-pingkal

"Bacot lu do! Awas lu ganggu Ara tidur,guaa cemburin ke kandang buaya milik Daddy awas lu!awassss"titah Niel keluar dari kamar nya.

Sedangkan sean menepuk-nepuk punggung Aldo memberi semangat..

"Sabar.."ucap Sean lalu meninggalkan Aldo sendiri dengan Ara yang tertidur pulas di ranjang khusus untuk anak dari Griel dan Agatha.

"Kapan kamu gede my love?"gumam Aldo menatap Ara nya.

#***

Di Bandara Yogyakarta. Griel, Agatha dan Nian turun tak lupa memakai kaca mata hitam yang bertengger manis di hidung mereka.

Mereka melangkah tak lupa membawa BG kurang lebih 50 orang, dan meninggalkan kurang lebih 300 orang untuk berjaga-jaga di mansion..

"Nian, sesampainya di mansion. kamu ganti baju yang udh disediain di kamar ya.."ucap Agatha yang ditanggapi anggukan oleh nian.

Bagaimana pun Agatha tetap lah ibu nya yang dulu ia repotkan saat masa-masa SMA. Ia tak tega menolak keinginan sang mommy walaupun nantinya akan merugikan nya..

"Mom, apa nian akan dijodohkan?"tanya nian membuat Agatha berhenti dari jalan nya.

"Maaf kan mommy sayang.. ini yang terbaik untuk mu dan Niel kembaran mu"jawab Agatha berusaha tersenyum lalu menggandeng mesra anak dan suaminya.

"Mommy tau.."gumam nian tetap tegar dan melanjutkan langkah nya yang tertinggal dibelakang.

Nian mendengus lalu menatap sang daddy dan mommy nya bergantian saat ia sampai di kediaman entah kediaman siapa ia tak tahu..

"Ini mansion siapa dad?mom?"tanya nian sudah terlalu jngah dengan drama barunya ini.

"Keysan, wanita yang akan kami jodohkan dengan mu nak"jawab Griel sambil ngedipin mata nya.

"Dad.. aku masih SMA, kenapa main jodoh-jodohin?? Aku ga mau!"sarkas nian lalu membuang muka nya tak mau menatap kedua orang tua nya.

Griel menarik tangan anak nya paksa, ia mengintruksikan bahwa tak ada yang boleh mengikutinya kecuali nian.

"Nian!! Yang kamu rasakan itu salah nian, Niel itu kembaran kamu!! Niel itu laki-laki dan kamu laki-laki.. jangan pernah menganggap Niel lebih. Cukup anggap Niel itu adik kamu, adik nian..
Daddy ngelakuin ini bukan karna apa? Daddy takut keluarga kita hancur cuma karna kamu menyimpan rasa sama Niel.."jelas Griel mengacak-acak rambutnya frustasi.

"Daddy tau?"gumam nian

"Yah Daddy tau! Daddy tau saat kamu menyimpan foto Niel diam-diam, Daddy tau saat kamu hendak memeluk Niel, Daddy tau semua nian!! Cukup.. cukup sampai sini. Hilangkan rasa itu! Rasa itu seharusnya tidak pernah ada nian"ucap Griel tak tau lagi dengan pola fikir anak nya nian.

"Tapi dad, nian sayang sama Niel.."jawab nian sembari menunduk dengan senyum liciknya.

"Sayang kamu bukan seperti itu nian! Ingat kamu kembar, kalian laki-laki.. sayang kamu ke Niel seharusnya sayang kakak ke adik bukan sayang ke.. asudahlah,
Semua keputusan Daddy sudah bulat! Daddy harap kamu ngerti itu nian"ucap Griel lalu meninggalkan Nian yang tersenyum kecut menatap punggung sang Daddy.

"Aku pun tak mengharapkan seperti ini dad.."gumam nian terseyum getir.

Griel dan Agatha masuk ke mansion yang menjulang tinggi berwarna putih.
Mungkin jika dibandingkan dengan mansion Griel yaaaa pastilah Griel yang menang..

"Lumayan mansion Abrar ya ga beb?"tanya Griel mengedipkan satu mata nya genit.

"Iyaudh iya"jawab Agatha tak menanggapi Griel yang kelewat genit itu.

"Kemana nian?"tanya Agatha ke suaminya Griel.

"Nanti menyusul"jawab singkat Griel, sedangkan Agatha diam menggangguk mengerti.

Griel duduk berdampingan dengan Agatha istrinya saat sudah dipersilahkan duduk oleh Abrar sang pemilik mansion..

"Bagaimana?kapan kita melanjutkan acara repsesi?"tanya Griel to the poin ke Abrar.

"Kalau aku ngikut gimana anak nya nanti, Keysan gimana? Kamu mau nya kapan?"tanya Abrar ke putrinya yang cemberut.

"Aku S.E.T.E.R.A.H papa aja"jawab Keysan dengan menekan kata S E T E R A H ke papa nya Abrar.

Sedangkan Abrar mengangguk mengerti.

"Kami serahkan ke keluarga Widyo Griel, bagaimana nanti kami mengikut saja.."ucap Abrar mewakili semua.

Griel mengangguk lalu menatap sang istri yang mengangguk juga.

"Diaman putra mu yang akan dijodohkan dengan putri ku?"tanya Abrar

"Di..

"Maaf saya terlambat"ucap seseorang berbadan tinggi tegap siapa lagi jika bukan nian.

Semua tersenyum hangat terkecuali Keysan dan nian.

"Hidup gue bakal ancur..

##bngaaa
Alooo selamat hari kemerdekaan Indonesia ku😍

Double part kagak? Eh lanjut besok aja dehhh awoakakak🤣😭

I lope youuuu

Bonus tuh fotonya nian & Niel.
Yang megang tangan nya dimasukin itu namanya Damian( nian ).
Terus sebelahnya itu Daniel( Niel )

YOUR TWINS (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang