Cerita Singkat

59 9 2
                                    

     Pada suatu hari,tepatnya 14 Juni 2004 adalah hari kelahiran saya. Saya lahir dan besar di salah satu daerah di Indonesia. Saya terlahir dari keluarga yang pada saat itu bisa di katakan sebagai keluarga yang kurang mampu. Walaupun begitu, saya masih bisa merasakan sebuah kebahagiaan, baik dari keluarga maupun lingkungan. Pada saat itu, daerah di sekitar tempat tinggalku terjangkau pembangunan. Sehingga pasa saat itu,  masih banyak lahan atau lapangan yang bisa digunakan sebagai tempat bermain untuk anak seumuran saya.

     Seiring berjalannya waktu,dimana saya sudah berumur sekitar 7 tahun,di mana saya pertama kali memasuki Taman Kanak-kanak(TK). Seperti yang kita ketahui,kebanyakan anak-anak masuk TK pada umur 6 Tahun, saya telat satu tahun. Pada saat itu saya masuk di sekolah TK yang jaraknya tidak jauh dari rumah. Setiap hari saya berjalan menuju sekolah. Pada saat TK, saya merupakan salah satu murid yang sangat nakal. Mengapa? Karena pada saat jam pelajaran sedang berlangsung saya suka membuat kekacauan seperti mengganggu teman, menghambur-hamburkan sepatu dan tas mereka, bahkan saya pernah lari dari sekolah bersama teman pada saat jam pelajaran sedang berlangsung. Pada saat itu saya dan teman-teman saya pergi ke sebuah sungai untuk menangkap ikan dan hampir setengah hari tidak pulang.

     Sesampai di rumah, sudah ada para guru bersama orang tuaku menunggu di depan pintu. Besoknya, saya dan teman-teman saya di hukum di hadapan seluruh murid, hukumannya berupa saya diperintahkan untuk membuat surat permohonan maaf dan surat perjanjian atas apa yang saya lakukan pada saat itu. Walaupun saya seorang murid yang nakal, tetapi saya juga merupakan salah satu murid yang sangat aktif dalam kegiatan. Pada saat itu kalau saya tidak salah ingat saya pernah mengikuti Marching Band,dan tari tradisional. Hal lucu terjadi pada saat saya mengikuti parade dan menjadi anggota Marching Band. Saat parade di mulai,beberapa meter setelah garis star saya menangis karena pada saat itu saya di beri sebuah permen oleh guru, namu permen tersebut jatuh di karenakan saya lupa meletakkan stik drum. Itu kenangan masa kecil yang bisa di katakan menyedihkan tapi bisa juga di katakan aneh.

     Setelah setahun saya berada di TK, saya pun masuk ke sekolah dasar(SD). Pada saat SD, karakterku yang dulunya nakal sekarang berubah menjadi pendiam. Namun, saya juga berubah menjadi seorang pemalas. Bahkan saat mengerjakan tugas pilihan ganda, saya tidak menuliskan soal dan juga isi jawabannya, contohnya nomor 1 jawabannya A saya hanya menuliskan 1)a. Saya malas hingga sampai ke kelas 3SD.

     Setelah menjadi nakal dan pemalas, karakter saya berubah lagi menjadi seseorang yang sangat suka berpendapat, baik dalam hal kecil maupun hal yang besar. Pada saat saya berada di bangku kelas 5SD, yah ini menurut saya peribadi bisa di katakan alay, karena pada saat saya berada di bangku kelas 5SD, di situ pertama kali saya menyukai seseorang, dan orang yang saya sukai merupakan kakak kelas saya sendiri. Lama kelamaan, tepatnya saat saya telah berada pada kelas tertinggi yaitu kelas 6SD, di situ saya pertama kali mengenal cinta. Untuk soal ini,akan saya bahas di lain cerita saja. Oh iya, pada saat kelas 4SD Alhamdulillah keluargaku sudah lumayan mampu dan semakin berkembang, lanjut ke cerita.

     Setelah tamat SD, saya melanjutkan ke tingkat selanjutnya yaitu Sekolah Menengah Pertama(SMP). Di sinilah banyak pengalaman penyenangkan yang saya dapatkan. Sesuai yang saya katakan, bahwa pertama kali saya suka kepada seseorang saya langung menyukai kakak kelas, hal ini berlanjut di tingkat SMP. Pada saat saya baru masuk SMP, dan masih melakukan Masa Orientasi Sekolah(MOS), saya suka kepada kakak kelas saya dan merupakan pendamping saya pada saat itu, untuk lebih lengkapnya akan saya bahas pada cerita selanjutnya. Setelah MOS dan pada saat pembagian kelas untuk siswa, saya di tempatkan di kelas yang bisa dikatakan sebagai kelas favorit karena saya mendapat tempat di kelas 7A.

     Di hari pertama sekolah, saya merupakan seseorang yang sangat diam. Namun, lama kelamaan saya menjadi orang yang tidak bisa diam. Di kelas 7 saya belum begitu aktif. Di masa ini, saya mengalami banyak masalah, hingga hampir di keluarkan dari sekolah. Tetapi, bukan karena kenakalan, namun sebuah masalah yang cukup tidak masuk akal. Untum memperjelas saya akan menceritakan pada cerita yang berbeda.

     Setelah duduk di bangku kelas 7, saya akhirnya saya naik ke kelas 8, di kelas 8, saya mulai aktif dalam pembelajaran maupun dalam organisasi. Di sini, saya menjadi anggota Pramuka, dan anggota Osis.
Pada saat inilah saya mulai percaya diri, saya memulai dari ketua kelas, menjadi pemimpin upacara, pernah menjadi pratama, dan akhirnya menjadi Ketua Osis di sekolahku. Selang berjalannya waktu, berbagai masalah terlewatkan baik dalam pembelajaran, persahabatan, hingga masalah cinta. Dan saat ini saya berada di bangku kelas 9, dan tak lama lagi jabatanku sebagai ketua Osis akan segera selesai. Mungkin hanya ini untuk ceritanya, saya akan mebuat beberapa bagian yang membahas masalah, hal-hal menyenangkan,percintaan,organisasi dan lainnya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 15, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Nothing SpecialTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang