xxvii. pulang

501 127 26
                                        

uwu banget huhuhu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

uwu banget huhuhu

🌌🌌🌌

disaat semuanya lagi rame ngumpul, lagi-lagi gue kejebak didalam kamar sendirian—eh gak juga sih, gue disini ditemani suara eunsang yang wujudnya lagi di jakarta.

kayak biasanya, butuh waktu dua jam lebih buat debat masalah dua hari yang lalu sama eunsang—yang rrr... gue waktu itu tidur di tenda sama yunseong.

eunsang masih aja batu dibilangin, ini anak bucin banget sih??

"yaampun sang, beneran loh—itu tuh cuman dare dari kak sihuuuuuuun."

"ya kan bisa aja yang lain nemenin dila, anak hago misalnya. masa harus yunseong? kalo dila diapa-apain gimana? dila suk—"

gue mendesis, "yunseong bukan orang yang kayak gitu! kok lo ngomong gitu sih!? untung aja yunseong mau nemenin gue, 'kan? coba bayangin kalo gue sendiri disana, lo kira gue berani? enggak. lo paling tau itu, eunsang," tekan gue diakhir kalimat.

sumpah, gue beneran kesel sama eunsang yang ngomong asal gitu.

eunsang diem aja disana. gue tau, dia pasti lagi kesel juga.

"udahlah, gue capek debat terus, matiin aja ya?"

"j-jangan," lirih eunsang.

"kenapa lagi?" ucap gue ketus.

"maaf, eunsang gak maksud ngomong gitu. eun... eunsang cuman gak suka aja dila deket sama abang."

"..."

"eunsang tau kalo abang suka sama dila, eunsang gak mau kalo dila juga suka sama abang. tolong ya, jangan deket-deket abang?"

gue tercekat, tanpa sadar gue menahan nafas.

"maaf—"

"DILAAAAAAAAAA!!!!"

gue hampir aja ngelempar hp gue karena kaget denger teriakan dari luar kamar.

siapa sih njir, ganggu aja.

"bentar sang, ada yang manggil," kata gue terus keluar dari kamar sambil ngegenggam hp gue.

"DIIIIIIIL!!!!!" heboh jungmo sambil megangin tangan gue.

"apaan!?" kata gue sambil nepis tangannya.

RENDEZVOUS | Hwang Yunseong, Lee EunsangCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang