Nayya sudah menceritakan semuanya pada bunda nya,bunda nayya pun hanya menyemangati nayya,karna kejadian seperti ini adalah hal wajar yg selalu terjadi di masa remaja.
Skip
Hari demi hari pun terlewati,kini saatnya murid murid kembali bersekolah,terutama murid SMA MERDEKA ini.
nayya sudah siap untuk berangkat sekolah,kini nayya sedang sarapan dengan kedua orang tuanya.
Di saat mereka sedang makan dan itu cukup hening keadaannya,bunda nayya pun berbicara...
BunNay:"nay hari ini kamu di jemput putra atau gimana?"
Nayya:"ih bunda lupa ya sama cerita nayya waktu itu☹"*sambil kesal pada bundanya.
BunNay:"oiya bunda lupa nay,maaf ya nak"*sambil terkekeh.
AyPut:"bunda ma emang suka lupaan nay"*niatnya menggoda bunda nayya.
Nayya:"iya ni bunda ma gitu"
BunNay:"ih apaan si ayah suka gitu,iya bunda minta maaf"*lagi lagi terkekeh.
Oiya ayah nya juga tau cerita nayya,karna nayya adalah anak satu satunya/anak tunggal,jadi mereka sangat saling terbuka.
BunNay:"yaudah kamu berarti di anter jemput pa jajang mulai sekarang ya"
Nayya:"ok bun,yauda nayya berangkat ya bun,yah,assalamu'alaikum"
AyBun:"waalaikumsallam"
🏫🏫🏫
Nayya pun sudah sampai di depan gerbang sekolah.
Nayya:"yaudah pa,nayya sekolah dulu,nanti jangan lupa jemput ya pa,assalamu'alaikum"
PaJajang:"siap nay,waalaikumsallam"
Nayya kini sedang berjalan di koridor.
👦:"hay nayya,makin cantik aja"
👦:"eh nayya,baru dateng ya"
👦:"pagi nayya"
Begitulah kira kira sapaan para lelaki yg sedang berkumpul di koridor depan kelas mereka masing masing.
Nayya sudah terbiasa dengan hal seperti itu,dan ia hanya membalas dengan senyuman ramah.
Mengapa begitu?karna nayya adalah most wanted,kedua sahabatnya pun sama yaitu salma dan ajeng,bagaimana tidak jadi most wanted,paras mereka sangat cantik,ditambah mereka sangat pintar dan ramah juga.
Putra,Raffi,dan Kenneth pun sama
Mereka juga most wanted di sekolah ini,karna mereka sangat sangat tampan,tinggi,putih,pintar,tapi mereka tak se ramah,NaySalJeng,mereka agak dingin pada sebagian perempuan,apa lagi yg menurut mereka perempuan itu centil,genit,ganjen,dan ya..begitulah,mereka juga sering di sapa oleh para kaum hawa.
Saat nayya sudah sampai di depan kelas,seperti biasa,nayya kembali mengulang sikapnya itu,ya tak salah lagi,menyapa murid yg ada di kelas dengan teriakan nya itu.
Ditambah lagi,ia tidak mau menampakan wajah kesal di depan putra.
Nayya:"assalamu'alaikum,kangen ga nih sama nayya yg cans"*berteriak sangat kencang.
AllYgAdaDiKelas:"waalaikumsallam"*menjawab salam nayya sambil menutup telinga masing masing.
Salma:"ih kebiasaan,kirain bakal ilang tu sikap,setelah libur sebulan"
Nayya:" ehe...ngga akan lah kan itu ciri khas nayya cans"*sambil menaik turunkan alis nya.
Nayya pun sampai di bangku nya yg sudah terdapat putra disitu,ia sedang memainkan ponselnya.
Nayya:"pagi put"
Putra:"eh pagi juga nay"*sambil menatap sekejap sambil tersenyum tipis pada nayya dan kembali memainkan ponselnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Takdir Kah? [Completed]
Teen FictionBiarkan takdir yang menentukan semuanya -NayPut. //Tahap revisi//.
![Takdir Kah? [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/198064355-64-k367280.jpg)