VoteVoteVote
Sesampai nya nayya di rumah,ia langsung masuk ke dalam rumah
Nayya:"assalamu'alaikum"*ucapnya sangat cepat sambil melepas sepatu
Lalu dengan gesit,nayya mengambil telfon rumah yg berada di atas meja ruang tamu
Lalu nayya dengan cepat lari kecil menuju tangga
Baru saja nayya menaiki 2 anak tangga,nayya di panggil oleh bundanya yg sedang duduk santai di sofa sambil membaca majalah
Bunda(nayya):"nayya nayya nayya......yaampunn...kamu kenapa si,dateng dateng,lepas sepatu buru buru,langsung abil telfon rumah,trus lari naik tangga,gimana kalo jatoh naaakk....bunda disini ga diliat lagi,biasa nya juga cium tangan bunda dulu,kenapa si?"
Nayya:"ehehe..maaf bun"*ucapnya kembali turun lalu menghampiri bundanya dan mencium pipi juga punggung tangan bundanya
Bunda(nayya):"kenapa sii naaakk.."
Nayya:"ini bun emm..alin katanya ada masalah penting,dan mau cerita sama ayya lewat telfon,jadi ayya cepet cepet deh,he..maaf ya bun,yaudah ayya keatas dulu"*ucapnya berbohong lalu mencium pipi bundanya dan kembali menaiki anak tangga
Bunda nya hanya menanggapi dengan menggelengkan kepala nya dan kembali fokus pada majalah nya lagi
Nayya dengan cepat masuk ke kamar,lalu ia membersihkan tubuh nya
Setelah nayya beres membersihkan tubuhnya dan sudah rapi dengan pakaian rumahnya,ia pun kembali ke kasurnya
Nayya menidurkan tubuh nya di kasur dengan posisi tengkurap dan tangan terus menerus memegang telfon rumah
Nayya terus saja memegangi telfon rumah nya dan terus menatap nya
Nayya sangat berharap telfon itu berdering,dan saat nayya mengangkatnya,terdengar lah suara putra yg mengucapkan "hallo ayya cantiik.."
Huft,benar benar miris ya,sekarang putra sudah tidak pernah lagi membuat telfon rumah nayya berdering
Nayya terus saja memegangi dan menatap telfon rumah itu,dan nayya masih tetap setia pada harapan nya sekarang
1 jam lebih nayya setia pada posisi nya itu dan akhirnya nayya terlelap tidur karna lelah menunggu dan berharap
Allahuakbar...allahuakbar...
Adzan maghrib berkumandang,dan suara adzan itu sukses membuat nayya terbangun dari tidurnya beberapa jam yg lalu
"Hooaamm..haduuhh udah maghrub ya.."*ucapnya sambil beranjak dari tidurnya
Saat nayya mendudukan tubuhnya,nayya dengan tak sadar masih menggenggam telfon rumah nya
"Lah?ko?ko telfon rumah nya ada di gue si?"
1 detik kemudian..
"Eh iya yaampunn...gue kan nunggu putra nelfon dari tadi sore,haduhh kayanya putra bener bener marah banget deh sama gue,pasti dua kecewa banget sama sikap gue kemarin,hmm trus gimana..gue kangen banget sama putra.."
Nayya pun memutuskan untuk shalat terlebih dahulu
Setelah shalat,nayya memutuskan untuk menelfon putra
KAMU SEDANG MEMBACA
Takdir Kah? [Completed]
Teen FictionBiarkan takdir yang menentukan semuanya -NayPut. //Tahap revisi//.
![Takdir Kah? [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/198064355-64-k367280.jpg)