D-23

77 15 1
                                        

Soojin berjalan perlahan sembari berteriak teriak memanggil nama yoongi

"Yoongi-ah! Aku tahu kau ada disini. Dimana kamu?"

"Ikut denganku, aku punya tempat yg aman untukmu" sahutnya lagi

Tuk tuk tuk

Ketukan suara sepatu hak tinggi nya itu memenuhi ruangan. Tiba tiba saja terdengar suara sepatu lain dari arah samping gedung. yoongi menoleh kearah anggota lainnya juga jhope

Alisnya ia naikkan tanda bertanya, jhope hanya menggeleng. Tak lama soojin sampai di tempat yoongi bersembunyi, soojin kaget namun tersenyum senang. Yoongi ketakutan hingga ia mengacungkan pistolnya untuk berjaga jaga

Dari kejauhan terdengar suara orang orang tengah berbincang, begitupun dengan semakin kerasnya suara langkah itu terdengar seakan memekakan telinga mereka masing masing

"Masuk mobil ku! Aku berjanji kalian aman!" Ajak soojin terlihat panik

"Maaf, tidak bisa" tolak yoongi yg langsung mengarahkan anggota untuk kabur kearah belakang gedung. Mereka menurut dan langsung berlari  ke belakang gedung kosong itu. Soojin merasa tak terima beserta khawatir yg bercampur padu, namun saat ini ia sudah tertangkap ayahnya lebih dulu

"Soojin? Sedang apa kau kesini?" Tanya ayah nya itu yg mulai melangkah mendekat kearah putri nya

"Aku mendengar ayah kemari, aku takut ayah dan kakak kenapa Napa. Maka aku susul untuk memastikan keadaan kalian" bual soojin. Kata kata nya itu ternyata cukup membuat ayahnya percaya, setelahnya soojin disuruh untuk pulang kembali kerumahnya

"Tidak. Tunggu ayah, aku tunggu disini saja, aku tunggu sampai kalian selesai ne?" Ujarnya mengulur waktu

Ayahnya tersenyum "tidak, ini berbahaya kau harus pulang" titahnya

"Jika berbahaya kenapa kau lakukan ayah?!" Balas soojin sedikit menyentak. Ayahnya menatapnya dalam seraya membelai rambut anaknya lembut "kau tak mengerti, ini sudah tugas ayah. Pulanglah, kakakmu woojun akan mengantarkanmu nak" jelasnya dengan nada rendah

"Ayah apa terlalu susah duduk saja di meja kantor mu tanpa melakukan hal hal semacam ini? Bajumu tak harus kotor dengan tanah ataupun darah orang yg kau bunuh. Aku muak ayah!" Teriak soojin yg langsung berjalan cepat memasuki mobilnya. Ia menangis, entah kenapa rasanya susah sekali melepas ayahnya membunuh mangsa yg satu ini. Biasanya soojin tak peduli dengan pekerjaan kotor yg dilakukan ayahnya itu, tapi kali ini rasanya sangat menyakitkan

Kebingungan itu pula yg dirasakan ayahnya sekarang. Ia heran dengan sikap soojin yg mendadak berubah, ia seakan ingin melindungi yoongi.

"Woojun-ah cepat antarkan dia"
Suruh Presdir Han kepada putranya yg masih termenung akibat perkataan soojin tadi

Woojun yg menyadarinya pun langsung mengangguk dan memasuki mobil soojin

Soojin yg sudah berada di kursi penumpang itu hanya melirik woojun sekilas lalu kembali dengan menatap kosong kaca mobil depan

Sekilas ia melihat di balik pohon itu ada yoongi disana. Tengah bersembunyi namun rambut pirangnya itu tetap terlihat, dan sepertinya yoongi tak menyadari itu. Soojin yg melihatnya pun berusaha memalingkan pandangan kakaknya yg tengah melihat kedepan pula

"Kak" panggilnya

Makanya itu langsung menoleh dan tersenyum "ne?". Soojin hanya menatapnya datar, ia bingung harus berbicara apa dengan kakaknya itu

"Aku tahu mungkin ini sulit untukmu, kau tak mau keluargamu kotor. Dan aku tahu kau sudah menahan ketakutanmu selama ini, tapi tolonglah..aku pun tak tahu harus bagaimana lagi, jadi tolong mengerti" terang woojun yg seakan mengerti isi hati adiknya ini

I'm D-BOY [Complete✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang