Dorr!!
Hoseok terdiam seketika, pikirannya membayangkan hal paling mengerikan yg akan terjadi terhadap yeongsoo
Apa dia ditembak? -batinnya menebak
Hoseok POV
Aku termenung, berpikir kearah mana kakiku harus berjalan. Datang menyelamatkan yeongsoo atau menyelamatkan diriku sendiri?
Pikiranku kacau dipenuhi tebakan tebakan dari otakku yg anehnya semuanya buruk
Hingga akhirnya aku memutuskan untuk mengecek keadaan yeongsoo di depan sana. Aku melangkahkan kakiku perlahan, butuh beberapa menit untuk berjalan sampai di depan goa ini
Namun saat aku sampai sana, aku tak menemukan apapun. Hanya darah segar yg membanjiri tanah yg kulihat, pikiranku semakin liar..apa yeongsoo sudah mati? Darah siapa ini? Apa dia tak selamat
Untuk membuktikan nya aku mengendap ngendap mencari pasukan Han itu ke dalam hutan, ku ikuti tetesan darah yg membekas di tanah dengan teliti. Hingga akhirnya kutemukan sekelompok orang tengah berkumpul dengan satu orang pemuda yg tengah diikat dalam posisi berdiri walaupun sepertinya orang itu sudah tak bernyawa. Dan sialnya, aku tahu siapa orang itu
"Soo..yeongsoo?" Aku memekik ketakutan, merasa bersalah. Sangat merasa bersalah kepada yeongsoo, seharusnya dia tak ada dalam misi kali ini
Bodoh!
Bodoh!
Hoseok kau sangat bodoh!
Seharusnya ku lindungi dia dulu, seharusnya ku tak biarkan dia keluar goa, seharusnya ku biarkan dia memasuki lorong duluan, seharusnya dia tak ikut denganku, seharusnya aku melindungi nya lebih baik lagi!
Kau bodoh!
Kutukku sendiri, aku melihatnya. Tubuhnya dipaksa berdiri dengan bantuan tali yg diikatkan di tali. Miris. Aku melihat wajahnya tersenyum bahagia walaupun darah masih saja bercucuran dari dadanya
Apa yg harus ku katakan kepada yoongi Hyung?
"Ekkhemm"
Tiba tiba saja dari arah belakangku terdengar suara orang lain. Aku berbalik dan mendapati seorang namja dengan jas hitam. Siapa lagi kalau bukan orang dari pasukan Han?
"Sedang mengintip apa hmm?" Tanyanya dengan nada mengerikan
Aku langsung berlari ke kanan, tepatnya ke arah sungai dangkal. Dia mengejar ku untungnya dia tak memanggil pasukannya. Tapi mungkin dia akan memanggilnya sebentar lagi
Aku terus berlari hingga kelelahan. Setidaknya aku sudah membawa orang ini menjauh dari tempat tadi yg terlihat seperti markas baru mereka sekarang
Aku sungguh lelah. Apa harus kutembak saja dia?
Baiklah
Sambil terus berlari, di hadapanku sekarang terdapat rumput rumput panjang serta tanaman rembet menutupi jalanku, aku memberanikan diri untuk menembusnya. Walaupun ranting dan duri menusuk di beberapa bagian tubuhku, asalkan aku bisa selamat dari orang itu tak apa
Kulihat dia yg tertinggal mencari ku, melirik kesana kemari sambil kebingungan. Aku menunggu momen tepat untuk membidik pistolku ke dadanya
Kulihat dia merogoh kantung celananya, dia sudah memegang walkey talkey miliknya di genggamannya sekarang. Belum sempat ia menekan tombolnya aku mulai mengangkat pistolku
Dorr!
Shit! Dia sempat menghindar dengan cara menunduk. Hingga akhirnya peluruku itu melesat ke kepalanya, tepat di wajahnya. Namun aku merasa lega begitu mendapati wajahnya hancur
KAMU SEDANG MEMBACA
I'm D-BOY [Complete✓]
Fanfictionyoongi melihat semuanya yg mereka lakukan. Ia tak sengaja menjadi saksi pembunuhan keji rakyat bawahan yg dilakukan oleh keluarga han Keluarga Han memiliki bisnis yg amat sukses, namun siapa sangka? Pekerja pekerja nya adalah hasil dari rakyat bawah...
![I'm D-BOY [Complete✓]](https://img.wattpad.com/cover/168035180-64-k674774.jpg)