Seorang laki-laki dengan bahasa tubuhnya yang lemah gemulai dan feminim, terlihat histeris saat melihat seorang wanita masuk ke dalam salon miliknya.
"Hai, Yura? Apa kabar? Sudah lama kamu tidak mampir? Hm, mentang-mentang sudah menjadi selebriti ngetop, somse deh," sapa Min Ho, alias Mimi. Dia termasuk salah satu Hair Stylish yang cukup populer di kalangan aktris dan aktor di Industri hiburan Korea. Bahkan salonnya sudah masuk ke dalam daftar lima salon terbesar di Korea.
Mimi terlihat begitu sumringah menyambut kedatangan Yura.
"Hari ini aku merasa sangat baik. Coba lihat, aku baru saja selesai berbelanja. Nanti malam, aku ada kencan spesial," bisik Yura. Dia tersenyum lebar. Mimi memperhatikan seluruh belanjaan Yura. Banyak sekali memang.
Lalu pandangan Mimi mulai jatuh pada sosok Yura. Sepanjang sejarahnya dia mengenal sosok Yura, Yura itu termasuk dalam salah satu daftar aktris korea yang di bilang sedikit nyeleneh untuk selera fashionnya. Dan dia bukan tipikal wanita yang suka berbelanja seperti wanita-wanita kebanyakan. Yura itu sedikit tomboy. Dia tidak begitu suka memakai rok mini jika bepergian. Dia lebih suka memakai celana jeans sobek serta kaus-kaus model longgar yang melebar bahkan melorot di bagian lingkaran lehernya. Yura itu sepertinya tidak terlalu mementingkan masalah penampilannya di luar. Dia itu cuek. Meski dia tetap harus menjalani perawatan kecantikan, tapi Yura tak pernah mau mengikuti saran Mimi untuk mulai mengubah penampilannya di luar lokasi syuting. Yura bilang, dia hanya mencoba menjadi dirinya sendiri. Itu saja.
"Rambut barumu aneh, Min Ho," ucap Yura cuek. Dia menjatuhkan dirinya ke salah satu kursi empuk yang langsung menghadapkan dirinya pada sebuah kaca besar yang menempel di dinding ruangan.
"Astaga, Yura, sudah berapa kali aku bilang, jangan panggil nama asliku! Namaku Mimi." Mimi terlihat cemberut saat rambut barunya di komentari oleh Yura. Dia bercermin sambil terus memperhatikan model rambut pirang barunya yang bergaya keriting pendek. Gaya rambut yang kini menjadi salah satu trademark di korea. Model rambut dengan ukuran keriting yang kecil yang bisa membuat penampilannya terkesan sedikit messy tapi chic. Mimi sangat suka dengan gaya rambut barunya itu. Yura saja yang tidak mengerti mode. Huh!
"Aku butuh bantuanmu Mimi," Yura terlihat mengeluarkan ponsel dari dalam tas. Lalu dia memperlihatkan sebuah foto pada Mimi.
"Aku ingin kamu merubah model rambutku persis seperti wanita di foto ini. Harus persis sama." jelas Yura lagi. Lalu dia memperlihatkan beberapa foto yang lainnya.
"Di foto itu kamu terlihat lebih manis dan lebih elegan. Seperti seorang wanita terhormat. Sangat bertolak belakang dengan gaya aslimu, apalagi sifatmu," celetuk Mimi. Dia tertawa.
Yura berdecak kesal. Lihatlah, bahkan di saat orang lain tidak tahu kalau foto itu adalah foto saudara kembarnya tapi sepertinya daya tarik seorang Katrina memang sangat hebat, bahkan hanya dengan melihat fotonya saja orang-orang itu bisa tahu kalau dia adalah seorang wanita baik-baik.
Wanita terhormat?
Cih!
Apa hebatnya dia?
Yura terus menggerutu dalam hati.
"Ya sudah, ayo cuci rambutmu dulu," perintah Mimi kemudian. Mimi meminta salah satu pegawainya untuk mencucikan rambut Yura. Kini, Mimi duduk di kursi di sebelah kursi yang Yura duduki tadi. Dia kembali mengamati foto di dalam ponsel Yura.
Sepertinya Yura baru saja mendapat pemeran tokoh baik dalam film barunya. Makanya dia ingin merubah penampilannya menjadi sama persis dalam foto itu.
Meski perbedaannya terlihat sangat mencolok, antara Yura yang asli dengan Yura yang ada di foto ini. Sepertinya foto ini tidak mencerminkan sosok Yura sedikitpun.
KAMU SEDANG MEMBACA
SANG PENGGODA (End)
RomanceYura dan Katrina, mereka adalah saudara kembar yang terpisah sejak lahir. Setelah berpuluh-puluh tahun berpisah, lalu takdir kembali mempertemukan mereka, Yura membenci Katrina karena menganggap hidup Katrina lebih beruntung darinya. Hingga akhirnya...
