Ohayooo...
Carol balik lagi gaes, kangen pengen up lagi huhu...Sedih banget internet mati, ngandelin kuota yang signalnya asdjfghkxvsn nyebelin (」゚ロ゚)」
Ya udahlah, intinya Carol up hehe..
🦋
🦋
🦋
🦋🦋🦋🦋🦋
Sekarang jam sudah menunjukan pukul 15:04, fara merasa sangat bosan berdiam diri terus didalam kamar rawatnya. Pasalnya sang ibu sudah berpamitan ingin menemani sang ayah untuk bertemu dengan koleganya yang berasal dari luar negri, sedangkan sang kakak sudah harus kembali kekantor.
Kini hanya menyisakan mingyu dan dirinya didalam ruangan ini, entah apa sebabnya tiba tiba mingyu mengiyakan permintaan sang kakak agar mingyu mau menemani dirinya.
Entah sudah berapa kali fara menghembuskan nafasnya bosan, mingyu juga mengetahui jika bocah yang ada didepannya ini sedang mengalami kebosanan.
"Ehem! Lo bosen?".
"Hah?".
"Lo.. Kalo lo mau, gue bisa anter lo ke taman".
"A- aku mau..".
Tanpa berlama lama, mingyu mengbil kursi roda yang ada disudut ruangan. Setelah itu ia memposisikan dirinya didekat ranjang fara, kedua tangannya mulai akan bergerak untuk membopong bocah itu. Namun segera dihentikan oleh sang pemilik badan.
"M- mas mingyu, a- aku bisa sendiri kok".
"Oh, oke..".
Mingyu mengurungkan niatnya untuk membopong fara, meskipun demikian ia tetap berjaga dibelakang si bocah. Takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan, belum sempat ia bernafas lega apa yang ditakutinya pun terjadi.
"Aaa...".
"Makanya jangan sok kuat, untung belum jatoh".
Omel mingyu ketika sibocah akan terjatuh, sebelum itu terjadi mingyu dengan sigap langsung menangkap bahunya. Sehingga kejadian yang tak diinginkan bisa terhindari.
Setelah berhasil mendudukan fara diatas kursi roda, si bocah tersebut kembali membuka suara.
"Mas mingyu..".
"Hm?".
"I- itu, sendal aku..".
"Hah?".
"Sendal aku, masa mau nyeker kaya gini".
"Oh.. O- oke, tunggu sebentar".
Mingyu langsung bergegas mengambil sendal fara yang letaknya bersebrangan dengan ranjang rumah sakit, untung saja infus yang dipasang ditangan kiri fara sudah dilepas. Jadi ia tak perlu repot untuk membawanya, setelah mendapatkan apa yang mingyu cari, ia pun memakaikannya di kaki mungil fara.
"Udah kan, ngga ada yang ketinggalan?".
"Hm, engga ada".
Mereka pun berjalan keluar ruangan, namun tepat saat mereka sudah berada diluar, dokter yang akan memeriksa fara datang.
"Loh, dek fara mau kemana?".
"Oh, dokter Tian. Fara mau kel-".
"Saya mau ajak dia ke taman rumah sakit, apa boleh dok?".
"Oh tentu boleh, tapi saya periksa dulu ya".
"Hm, silahkan".
Dokter Tian mulai memeriksa fara, setiap gerakan yang dokter itu lakukan tak luput dari pandangan mingyu. Hingga ketika tangan dokter Tian menyentuh lambung menjurus ke ulu hati, desisan dari bibir mungil fara terdengar.

KAMU SEDANG MEMBACA
Mas Mingyu (Meanie)
Teen FictionHanya sebuah imajinasi tak beraturan yang gue tuangin kedalam sebuah cerita. Minat??? Baca aja yuk!! siapa tau suka:) cast: Meanie Other cast: seventeen member genre: Tentuin sendiri deh hehe.. Bahasanya aku kamuan, kadang lo gue an tergantung imaj...