Ohayooo...
Carol kambek gaes, siapa tadi yang nyariin meanie? Hehe.. Satu chap yang ono Carol emang sengaja bikin khusus buat Mingyu sama Xue Yang doang :v
🦋
🦋
🦋
🦋🦋🦋🦋🦋
Kini mingyu sudah berada di apartmentnya, setelah sebelumnya ia menghabiskan makan malam di kafe yang tadi ia singgahi bersama Xue Yang.
Mengingat nama itu, mingyu kembali mengingat perbincangannya bersama pria itu. Kenapa dia mau menceritakan semua keburukan ibunya? Yang notabenenya adalah orang tuanya sendiri, bukankah itu sangat aneh.
Hhh.. Entah lah, mingyu sedang tak ingin memikirkannya. Lebih baik dia bergegas untuk mandi, masih ada pekerjaan yang harus dia selesaikan. Karena S.coups pasti sudah mengiriminya file soal kerja sama yang dia ceritakan dikafe Varo pagi tadi.
Lima belas menit kemudian mingyu keluar dari kamar mandi, badannya sudah segar begitu pula dengan wajahnya. Sekarang ia akan pergi menuju ruang kerjanya yang berada di sebelah ruang tv, namun sebelum itu mingyu pergi ke dapur terlebih dahulu untuk membuat secangkir kopi.
Aroma khas biji kopi mulai menyeruak kedalam indera penciuman mingyu, setelah semua selesai ia pun membawa cairan pekat itu kedalam ruangannya.
.
.
.
Fara dan Arka sudah berada dirumah, setelah sebelumnya mereka sempat makan malam bersama di kafe milik taeyeon.
"Huh, kak arka kemana sih? Kok tumben sepi, biasa udah didepan tv".
Ucap fara sambil memposisikan pantatnya untuk duduk diatas sofa ruang tv, tangan kanannya mengambil remote dan menekan tombol berwarna merah. Gambar tiga tokoh beruang langsung muncul didalam layar tv berukuran besar tersebut, dengan santai fara mulai menaikan kakinya keatas sofa dan menekuknnya.
"Wiihh.. Udah mulai filmnya!".
Sontak suara arka mengagetkan fara yang sedang serius menonton, dengan penuh rasa kesal tangan mungilnya melemparkan remot yang tadi ia letakan diatas meja.
"Kaka ih, ngagetin tau!".
"Aduh dek, kok kakak dilempar sih? Sakit tau".
"Ya lagian kakak ngagetin!".
"Ya deh maaf, geser dikit boleh kali dek".
Tanpa menjawab iya, fara langsung menggeser duduknya. Memberi ruang kosong untuk sang kakak, dengan senang hati Arka langsung mengambil tempat yang sudah fara berikan.
"Jangan cemberut, nanti kakak gigit beneran loh".
"Awas aja kalo berani, bukan cuma remot yang aku lempar ke kakak. Tapi tv nya juga!".
"Lah kaya kuat aja kamu dek, badan kurus kaya gini juga".
"Kakak nantangin? Sini kalo mau coba!".
"Jangan dek, duh kasian tv nya ntar. Bukanya rusak kena ke kakak, takutnya malah jatoh gara gara kamu ngga kuat ngangkat hahahaha..".
"Kakak!"
"E eh iya iya, ampun dek sakit. Jangan dicubit! kakak minta maaf!".
Fara tidak perduli dengan teriakan sang kakak, bahkan dia sudah duduk diatas perut Arka dan mencubitnya dengan membabi buta.

KAMU SEDANG MEMBACA
Mas Mingyu (Meanie)
Novela JuvenilHanya sebuah imajinasi tak beraturan yang gue tuangin kedalam sebuah cerita. Minat??? Baca aja yuk!! siapa tau suka:) cast: Meanie Other cast: seventeen member genre: Tentuin sendiri deh hehe.. Bahasanya aku kamuan, kadang lo gue an tergantung imaj...