Chapter 5

885 62 2
                                        

Junmyeon pun bangun dari tidurnya dan melihat Chanyeol masih tidur di sampingnya. Junmyeon pun mandi dan berpakaian setelah itu membangunkan Chanyeol.

"Chan bangun sudah pagi ku ada rapat nanti kan."
"Eungghh..... Sebentar lagi myeonie."
"Cepat bangun kalau kamu belum bangun, setelah Sehun selesai jangan harap kamu dapat sarapan."

Chanyeol langsung bangun dan bergegas mandi, sedangkan Junmyeon yang melihatnya hanya bisa tersenyum. Junmyeon langsung membuka pintu kamarnya dan berjalan ke kamar putranya. Junmyeon langsung melihat kalau putranya masih tidur dengan nyenyak.

"Hunnie ayo bangun nanti telat."
"Bental lagi mom, Sehun masih ngantuk."
"Cepat dong sayang, momy rencananya mau buat waffle coklat untuk Hunnie."
"Betul momy mau buat untuk sarapan Hunnie."
"Iya makanya cepat siap-siap."
"Baiklah mom."

Sehun langsung bangun dan mandi dengan babysister nya. Junmyeon langsung ke dapur untuk membuat sarapan. Beberapa menit kemudian Sehun datang dengan menggendong tasnya.

"Momy waffle coklat nya sudah jadi?"
"Sudah sayang kamu duduk di dulu di kursi ya."
"Baik mom."

Beberapa menit kemudian Chanyeol datang dan langsung duduk di samping Sehun.

"Dady lama sekali."
"Maafkan Dady ya Hunnie."
"Baiklah dad."
"Baiklah ini sarapannya."

Kata Junmyeon sambil membawa dua piring waffle coklat untuk mereka berdua.

Kata Junmyeon sambil membawa dua piring waffle coklat untuk mereka berdua

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Wah waffle coklat."
"Myeonie tumben kamu masak waffle hari ini?"
"Itu permintaan Sehun ya sudah aku turutin."

Chanyeol langsung melihat Sehun makan dengan lahapnya.

"Hunnie makannya tidak usah cepat-cepat."
"Baiklah Dady."
"Momy, dady. Apa nanti jadi ikut untuk menemani Sehun pelgi kunjungan wisata dali sekolah??"
"Jadi kok sayang nanti Dady sama momy akan ikut sama Sehun."
"Wahh makasih Dady."
"Sama-sama Hunnie."

Junmyeon yang melihat ekspresi Sehun langsung tersenyum. Setelah itu mereka mengantar Sehun ke sekolahnya. Sehun yang baru saja sampai di kelasnya tiba-tiba terjatuh.

"Hahahaha anak manja jatuh, sakit ya?"
"Hahahaha pasti dia nanti ngadu sama olangtuanya."

Sehun langsung bangun dan menatap tajam mereka.

"Kalian adalah pengecut yang hanya belani mengganggu Olang lain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kalian adalah pengecut yang hanya belani mengganggu Olang lain."

Sesudah mengatakan kalimat itu Sehun langsung berjalan ke tempat duduknya. Semua murid yang melihat kekacauan tadi hanya bisa diam. Karena mereka tau kalau Sehun adalah Prince ice di sekolah, bahkan Sehun sering melawan kakak kelasnya sendiri. Beberapa menit kemudian guru pun masuk ke kelas.

"Okay kids 10 menit lagi kita akan pergi jadi orangtua kalian harus bersama kalian."
"Baik Miss."

Sehun hanya menunggu kedua orangtuanya datang sedangkan murid lain terus bersama orangtuanya. Tiba-tiba pintu kelas tersebut terbuka dan kedua namja tampan masuk ke kelas tersebut. Kedua namja tersebut berjalan ke arah Sehun, sedangkan orangtua murid yang lain hanya memandang kagum ke arah mereka.

 Kedua namja tersebut berjalan ke arah Sehun, sedangkan orangtua murid yang lain hanya memandang kagum ke arah mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Sehun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Sehun."
"Momy."

Junmyeon langsung memeluk Sehun dan duduk di samping putranya. Chanyeol langsung mengusap rambut Sehun dan memangku Sehun di pahanya. orang tua murid yang lain hanya diam melihat pemandangan indah keluarga tersebut.

"Momy dan Dady dalimana saja?"
"Maafkan momy dan Dady ya? Tadi momy ngambil tas di mobil."
"Baiklah."

Tiba-tiba seorang yeoja muda dan cantik bersama putrinya menghampiri mereka.

"Halo maaf mengganggu, apa kalian Hyung dari anak tersebut."
"Apa ulusan mu ajhuma??"
"Yak bocah kamu punya sopan santun tidak?"
"Maafkan putra saya ya, dia memang agak nakal."
"Dia putra mu?"
"Iya dia putraku dan yang disebelah saya adalah istri saya."
"A-pa?"

Yeoja tersebut langsung pergi setelah mendengar fakta tersebut. Beberapa menit kemudian perjalanan dimulai. Junmyeon, Chanyeol, dan Sehun pun menikmati darmawisata tersebut. Tiba-tiba yeoja tadi mendekati mereka lagi.

"Maaf mengganggu lagi, boleh kami ikut kalian??"
"Tapi Dimana suami anda kok gk ikut??"
"Suami saya bekerja, jadi saya yang harus menemani putri kami."

Sehun yg mendengar perkataan yeoja tersebut langsung mendecih tdk suka.

"Ajhuma cali olang lain saja."
"Sehun gk boleh bicara gitu."
"Ayo kita pelgi saja momy, Dady."

Kata Sehun sambil menarik tangan Chanyeol dan Suho. Meninggalkan yeoja tersebut yang kesal. Sedangkan ditempat lain.

"Appa sebentar lagi rencana akan dimulai."
"Baiklah, biar mereka semua mengetahuinya."
"Baiklah appa"

BERSAMBUNG......

Maaf Readers atas lama updatenya, dan maaf untuk cerita ini terlalu pendek. 😅😅😅😅

{Krisho} Terlambat [Hiatus]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang