Chapter 1

99 8 0
                                    

Ketika Sang Mentari sudah mulai terbit dari Timur dan perlahan memancarkan sinarnya, membuat semua mata yang masih terlelap pun segera bangkit untuk melanjutkan aktivitas mereka masing-masing seperti biasa.

Namun disisi lain tidak denganku Clarissa Tamara Novella panggil saja Clarissa atau Clara yang sudah terbangun sedari tadi, bahkan sebelum ayam berkokok.

"Pagi Ma," Sapaku sambil berjalan kearah dapur.

"Pagi Sayang" jawab Wanita paruh baya yaitu Riana, Ibu tersayangku.

"Mama, sini aku bantu" tawarku ketika melihat ibuku sedang memasak.

"Nggak usah sayang, Mama bisa sendiri kok."

"Aku mau bantu ma".

"Nggak usah sayang, Mama bisa sendiri kok mending kamu langsung mandi aja" pintah Ibuku.

"Bentar aja deh Ma, Clara-kan libur jadi nggak papa nggak mandi"(hehe) jawabku sambil tersenyum kecil.

"Sayang, nggak baik anak gadis lama mandi!".

"Hmm" dehemku.

"Udah mandi sana sayang!".

"Nggak deh Ma" jawabku yang langsung dibalas tatapan tajam oleh ibuku.

"Ya udah deh Ma, aku mandi dulu". Pamitku yang segera meninggalkan dapur dan kemudian bergegas untuk mandi.

Setelah selesai melakukan ritual mandi yang memakan waktu yang lumayan lama aku pun bersiap-siap dan memilih memakai baju rumah.

"Clara, udah mandi belum?" Teriak ibuku.

"Iya Ma" jawabku sambil melangkah keluar dari kamar.

Sesampainya di meja makan.

"Ayo makan" ajak Ibuku.

"Iya Ma" Kami pun makan bersama.

Setelah itu, seperti biasanya saat semua orang sedang liburan aku lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah bersama Ibuku tersayang.

Kami bersantai di halaman rumah dan bercerita.

"Mama, rumah yang didepan udah keisi sama tetangga baru yah ?" Tanyaku.

"Ohh iya tuh, kemarin Mama sempat liat mereka datang".

"Tapi kok, semuanya anak cowok yah?".

"Mungkin rumah itu udah dikontrakin biar nggak kosong lagi jadi yang ngisi anak muda" jelas Ibuku.

"Oh iya juga sih Ma".

"Udah kamu nggak usah urusin itu, jadi kapan masuk sekolahnya sayang?" Tanya Ibuku.

"Senin ini udah masuk Ma, waktu libur sekolah udah selesai" jawabku.

"Kamu udah persiapkan keperluan sekolahmu?".

"Udah kok Ma, jadi besok Clarissa tinggal masuk sekolah udah nggak ribet lagi".

 Rumit Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang