"Jadi bagaimana?,tiga minggu lagi oke?" Ken meruntuki dirinya,kenapa ia diam saja tidak melakukan sama sekali pembelaan,sebenarnya dirinya tak akan segan segan melakukan pembatalan pertunangan ini.Tapi bibirnya bungkam dan tangannya kaku untuk menghentikan.
Sialan!
Ia sama sekali tidak tahu kenapa respon tubuhnya menjadi seperti ini. Andra dan Karen mengangguk setuju,
s
ebaiknya pertunangan cepat cepat di lakukan. Lebih cepat lebih baik.
"Oke,silahkan di makan hidangannya,"
"Ken bagaimana,anak tante cantik tidak?,"
Ken terbatuk,ia malu malah melakukan hal konyol pada pertemuan malam ini.
Tidak enak merasa diperhatikan ia membuka mulutnya bersuara "Beautiful,''Angguk Ken,ditelisiknya wanita itu memang cantik dan auranya terkesan polos berbeda dengan Zeen yang mencolok.
Apalagi dia ingat saat tubuhnya menabrak gadis itu,wangi aroma bunga yang ia tidak tahu namanya,
pakaiannya juga sangat pas dan ellegant sesuai dengan latar belakang keluarganya.
"Aduh Ken,merhatiinnya jangan kaya gitu dong,besok aja kalau udah jadi,"
Kekeh Rani,ia tahu putranya itu terpesona saat melihat gadis itu.
"Mama!"
Makan malam diiringi dengan irama musik biola,saling menceritakan kehidupan masing-masing.
Ken yang nampak bosan lantas pamit sebentar untuk sekedar merokok,
kebiasaan sehabis makan yang wajib ia lakukan.Sampailah ia pada pintu darurat dan merokok disamping tangga darurat.
Dengan bosan Ken membuka ponselnya,melihat beberapa celotehan teman temannya dipesan.
"Krek,"
Pintu terbuka menampilkan sosok Rea yang berdiri terkejut melihatnya.
Apa dia pikir sosok setampan ini hantu?
"M-maaf aku salah jalan,"Kata Rea kikuk,berbalik tanpa menatap wajah Ken.
"Toilet di sebelah barat,"Balas Ken sambil mengendikkan bahunya acuh.
Sampailah pada tiba akhir acara pertemuan dua keluarga.
"Kalau begitu selamat berjumpa nanti,"Kata Fian menjabat tangan Andra.
"Baiklah sampai jumpa,"Andra mengangguk tersenyum.
"Kamu besok bisa nak?,tante mau ajak kamu mencari gaun untuk pesta pertunangan kalian,"Rani membuka suara.
Yg"T-tentu bisa tante,"Rea tersenyum kecil,dibalik itu ia meremas jari jari nya gugup merasa diperhatikan oleh Ken.
"Ah,iya sampai jumpa besok!"Ujar Rani lalu beralih pada sang putra dan mengapit lengan berotot itu untuk masuk kedalam mobil.
..
Ken berjalan menyusuri mansion,
ia beralih menuju dapur,mengambil beberapa kaleng soda dan menuangkannya di gelas kaca.
Tangannya meraihnya dan meneguk habis tak tersisa,tak cukup sampai situ ia lantas beralih ke sebuah tempat ia biasa merenung.
KAMU SEDANG MEMBACA
REA'S (REVISI)
Romantik17+ Berawal dari sebuah perjodohan dua keluarga yang membuat Rea bertemu dengan pria yang ia kagumi dari media. Kennanzo Oxaldof Pria yang sudah memiliki kekasih yang tiba tiba saja dijodohkan dengan wanita yang bahkan ia tidak kenal sama sekali. T...
