33 - You 2

653 51 3
                                        


.

.

.

.

" apa kau serius mau mengungkan hubungan kalian ke public " tanya Suho pada Chanyeol.

Mereka berdua baru saja keluar dari ruang rapat yang masih berisi para petingi SM, bukan tanpa alasan mereka melakukan rapat, ini semua karna Chanyeol yang ingin melakukan go public mengenai hubunganya denganmu.

" ya.. hyung aku serius "

" tapi, dalam kondisi y/n yang masih koma saat ini, apa kamu yakin. Tak bisakah kau pikirkan lagi.. " kata Suho, sebagai seorang leader di Exo dia memang harus memikirkan setiap anggotanya, terutama Chanyeol saat ini semenjak y/n di nyatakan koma 2 bulan yang lalu, Chanyeol yang di kenalnya dulu berbeda dengan Chanyeol yang di kenalnya sekarang, walaupun Chanyeol selalu tersenyum dan seolah semua baik-baik saja di depan kamera, tapi mereka semua tau bagaimana terpuruknya seorang Park Chanyeol saat di di belakang layar.

Chanyeol mengeleng pelan

" sudah waktunya semua tau hubungan aku sama y/n, hyung. Aku pengen di saat dia sadar semua sudah selesai, hal yang selama ini di takutkan oleh y/n mengenai hubungan kami. "

"aku mengerti bagaimana perasaanmu.. tapi bagaimana jika.. hasilnya tidak sesuai keinginanmu "

" mungkin aku akan keluar dari Exo dan aku bakalan bawa y/n ke tempat yang jauh di mana semua orang gak ada yang mengenali kami " kata Chanyeol dengan senyum yang getir.

Suho menatap Chanyeol tak percaya.

' apa kau lihat y/n.. betapa besarnya pengaruh kamu buat Chanyeol. ' batin Suho sambil menatap pungung Chanyeol yang melangkah di depanya.









****








Chanyeol memasuki salah satu ruangan VVIP di rumah sakit.

Di ruangan yang serba putih itu, tubuhmu terbaring di ranjang dengan berbagai alat medis di tubuhmu untuk menunjang kehidupanmu selama 2 bulan ini.

Chanyeol menatapmu yang terbaring di ranjang itu dengan tatapan sendu.

Chanyeol mendekat dan duduk di kursi yang berada di sebelah ranjangmu, belum pernah ia merasa selelah ini. walau Chanyeol pernah merasakan lelahnya saat harus melakukan latihan, tour ke berbagai Negara untuk konser, jadwal yang padat tapi tak pernah dia merasa seperti ini saat melihatmu terkulai tak berdaya, tidak sadarkan diri.

Rasanya Chanyeol ingin berhayal jika yang di epanya ini bukan kamu, tapi nyatanya ini memang kamu.

y/n nya

Cinta nya.

Jika bisa Chanyeol ingin mengantikan posisimu sekarang juga, namun dia bukan tuhan yang bisa mengubah sesuatu sesuka hatinya.

Chanyeol mengengam tangan mungilmu yang terasa dingin itu.

" hei Sleeping Beauty mau sampai kapan kamu tertidur. Apa kamu gak capek tidur terus " tanya Chanyeol, walau dia tau kalo kamu gak akan pernah jawab kata-katanya, semenjak kamu koma Chanyeol selalu ada di samping kamu sepadat apapun jadwalnya dia selalu nyempetin buat nemuin kamu lebih dulu.

Chanyeol ngelus pungung tanganmu pelan dan natap wajah kamu yang pucat, tapi di mata Chanyeol kamu masih tetap yang tercantik, egoiskah Chanyeol kalo ngangap kamu itu adalah malaikat tanpa sayap yang tengah tertidur dengan damai.

" Hmm.. tau gak.. kamu itu kaya Bella Swan yang lagi tertidur setelah melahirkan Renesmee dan aku Edward Cullen yang selalu nunguin kamu untuk bangun.. Cuma bedanya di sini kamu tidurnya lama banget kaya putri tidur, tau gak yank? padahal aku udah nyium bibir kamu supaya kamu bangun, tapi kamu tetep aja gak bangun-bangun "

TIME, Chanyeol imagineCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang