Hoseok saat ini tengah berada di ambang pintu sebuah bar yang cukup terkenal di Seoul. Setelah mendapatkan panggilan dari Seokjin yang ia yakini tengah mabuk itu, tanpa pikir panjang Hoseok segera melajukan mobilnya ke sini.
Matanya menelisik menyapu setiap sisi ruangan. Bau alkohol yang memenuhi seisi ruangan dengan lampu yang kerlap-kerlip tak karuan, Hoseok dengan sabar menerobos kerumunan manusia yang tengah meliuk-liukan tubuhnya mengikuti suara musik DJ yang menggema.
Hoseok menghela nafas lega ketika iris kelamnya menangkap sosok yang ia cari tengah duduk sendiri dengan tangan yang terus menggenggam gelas kecilnya untuk sesekali menenggak cairan memabukkan itu.
"Ayo! Aku akan mengantarmu pulang!" ajaknya sembari mengangkat tangan kanan Seokjin hendak memapahnya namun segera ditepis kasar oleh Seokjin.
"Aku gagal..." lirih Seokjin.
Hoseok memutar bola matanya jengah kemudian ia memilih duduk di samping sang sahabat. "Kau baru menyadarinya, eoh? Kau sudah gagal dari dulu, Jin. Maka... berhentilah."
Seokjin menggeleng, "Kau tahu alasanku, Hoseok-ah. Aku tidak bisa,"
"Sebelum kau menyesal, Jin. Tolong hentikan rencana bodohmu!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Just Go
Fanfiction#Brothership Terkadang, apa yang terlihat tidak sama seperti apa yang dilihat #☡Terdapat kata-kata kasar dan kekerasan☡# Hanya sebuah cerita mainstream yang setiap chapternya pendek
