Andai kamu tahu bagaimana Allah mengatur urusan hidupmu, pasti hatimu akan meleleh karena cinta kepada-Nya
-Ibnu Qoyyim Al Jauziyah-
.
Cinta karena Allah bukanlah tentang siapa yang kau cintai dan mencintaimu, melainkan tentang seberapa dekat dirimu dan dia dengan Allah Sang Maha Cinta.
Masihkah berat hatimu, ketika dia memilih pergi dan meninggalkanmu sedang Allah merangkul dan memelukmu, lalu berbisik,
"Aku lebih mencintaimu hamba-Ku"
Yakinlah kedekatan mu dengan Allah akan membimbing mu kepada siapa hatimu kau labuhkan.
Kedekatanmu dengan Allah pun akan membimbingmu kepada siapa hatimu harus kau jauhkan..
Cinta kepada dan karena Allah akan membuatmu mampu melihat dengan kedalaman hati, bahwa cinta manusia yang terbungkus kotak indah dan berpita emas seringkali hanyalah cinta yang hanya akan membuatmu terjebak dalam kebatilan dan mengundang murka-Nya
Jika memang kita yakin bahwa Allah Maha Membolak balikkan hati, lantas kenapa kita masih mengemis cinta manusia?
Dan sebenarnya kamu itu tidak pernah kecewa olehnya, sedikit pun tidak pernah!
Selama ini kamu hanya kecewa dengan anganmu sendiri. Membayangkan dirimu yang kelak akan menjadi pendampingnya adalah patah hati yang kau buat sendiri!
.
وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَب
"dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap"
[QS. Al-Insyirah: Ayat 8]
KAMU SEDANG MEMBACA
Muhasabah Diri
SpiritualDi saat kakimu melangkah tak tentu tujuan, kamu hanya perlu kembali. Ada saat dimana kamu akan tersadarkan oleh keadaan. Kau akan menyadari bahwa hanya Allah lah yang tak pernah pergi sekalipun kau merasa terpuruk sendiri. Manusia akan mati jika sud...
