Pesta Kopi

29 2 0
                                        

Seperti biasa malam ini karunanidi berjaga dari kantuk sehabis merayakan pesta kopi sebelumnya.  Bersama sendiri tepatnya, disebelah hordeng tersedia kado kado berisi kotak kotak ucapan semoga.

Sehabis bebenah waktunya merebah,  luruh, lelah, riuh terdengar suara suara nyamuk yang sedang membacakan pidato ucapan selamat malam tepat disebelah kiri dan kanan telinga. Semut hitam  pun tak mau ketinggalan, bersama pasukan mereka datang mengerubungi gelas sisa sisa kopi hitam tadi.

Sialan ucap karunanidi dalam hati ternyata bukan hanya aku yang gemar ngopi
"Kami tidak bertengkar soal siapa yang lebih menikmati, kami pun tidak bertengkar tentang siapa yang paling gemar hitam."

Tapi mereka curang merayakan beramai ramai, sedangkan aku sendirian. Tapi yasudahlah aku bersyukur menumbuhkan sepi.

KarunanidiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang