Eps 5 - Kamu, Fiksi bukan nyata.

21 1 0
                                    

Terkadang kita bisa terlena oleh rayuan maut sebuah rasa yaitu cinta. Yang tercipta mungkin hanya dari sebuah imajinasiku saja. Empat bulan tiga minggu. Aku dan kamu mengukir sebuah prosa yang menurutku itu tak bisa ku eja dengan kata. Beberapa bulan kemarin, aku pikir kamu adalah tempat ternyamanku. Karna kamu, selalu ada. Selalu mau dengerin cerita kalo aku lagi galau. Penyemangat hidup pokoknya. Sampai aku lupa batas wajar, segalanya. aku terlalu mengagumimu. Mengangumi sebuah karya yang semesta ciptakan. Yang kadang aku tak dapat memahami setiap aksara yang kamu ukir di atas kertas atau bisa di bilang sajak sebuah prosa. Kamu membuai, menghipnotis, sampai aku lupa, kamu tak ada bedanya dengan mawar. Menyembunyikan senjatanya dibawah keindahan yang tertera. Mungkin aku saja yang terlalu bodoh kala itu. Padahal aku sudah tau perkara datang dan pergi itu akan selalu ada. Aku terlalu berharap akan sabda cinta yang membuai dengan kata yang singkat tapi menusuk. Padahal kamu tak ada bedanya dengan senja, yang datang lalu pergi. mungkin Dalam sebuah perjalanan kadang kita bisa jatuh cinta pada siklus waktu. Dan suatu saat waktu itu akan berputar. aku mengetahui hal itu. Akan ada siang dan malam. Ada terang dan gelap. Ada Kamu yang datang lalu pergi menghilang.
Ternyata kamu adalah cerita fiksi yang aku buat, seakan akan terlihat nyata. Tanpa sebuah keraguan. Tanpa sebuah tanda tanya. yasudahlah. Aku yang salah.
Karena sudah menggenggam tangkai bunga mawar terlalu erat, padahal aku tau ada duri yang tajam disetiap tangkainya.
Aku yang salah, aku yang terlalu bodoh. menaruh perasaan yang lebih pada mu. Yang jelas - jelas kamu itu hanya seorang pemeran dalam cerita fiksi yang aku karang sendiri. Mungkin, aku tak pantas berada dlm dunia mereka. Yang menurutku semua itu hanya sebuah rekayasa belaka. Lebih baik aku kembali pada ruangan hening yang kadang hampa dengan segala cerita yang ada. Dan aku bebas bisa bermimpi kapan saja. Tapi tolong siapapun nanti yang akan jua singgah, bangunkan aku dari mimpi yang memcoba memanipulasi menjadi rasa.

Day 63 Off 366
"Seraya nyata tapi hanya sekilas, seraya ada tapi tak lagi bersuara. Kamu itu fiksi bukan nyata."

AKU dan PENATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang