Baekhyun duduk dengan santai diruangan nya. Ah dia tidak sabar menyambut kehadiran sahabat nya. Sahabat nya yang akan menjadi Model untuk peluncuran Produk terbarunya.
Ceklek'
"Hei Byun" sapanya, Baekhyun pun menoleh dengan tersenyum lebar, ia langsung berdiri dan memeluk Luhan.
"Ck jika bukan karena mu, aku tidak akan mau terbang ke sini dan memutuskan beberapa schedule ku" ucap Luhan.
"Kkk~ sahabat yang terbaik hahaha, eoh kau ingin sesuatu?" Tanya Baekhyun.
"Eumm tidak, kita langsung saja Baek" ucap Luhan.
"Yap Profesional sekali sahabat ku ini. Kajja" Mereka pun keluar dari ruangan Baekhyun menuju studio Pemotretan.
"Aku percayakan padamu Lu" ucap Baekhyun mengedipkan matanya, Luhan tersenyum dan mengangguk. Luhan pun digiring kedalam ruang Rias. Baekhyun menyeringai.
"Bersiaplah untuk kekalahan mu Park Chanyeol hahahaha"
.
.
."Sehun....kau mendengar sesuatu?" Tajya chanyeol, Sehun menatap datar sahabat nya.
"Hanya kita berdua disini, tidak ada suara apapun" ucap Sehun.
"Aah benar...tapi aku merasa mendengar suara ketawa seseorang ughh mengerikan" ucap Chanyeol.
"Sebaiknya kau periksa Hyung, seperti nya kepala mu terbentur sesuatu" ucap sehun, Chanyeol menggeplak kaki sehun, membuat namja albino tersebut meringis pelan.
"Ah ya, bagaimana perusahaan mu?" Tanya Chanyeol.
"Berkembang cukup pesat, kau Hyung?" Tanya Sehun balik.
"Sukses Hun" ucap Chanyeol, Sehun pun mengangguk.
"Laku keras karena Rose, benar?" Tebak Sehun, Chanyeol terkekeh pelan dan meneguk kopi nya.
"Aku memberi nya hadiah semalam" ucap Chanyeol.
"Woaaah tak Kusangka.... rasanya?" Tanya Sehun.
"Bodi nya bagus ya ku akui, tapi aku entah namja yang keberapa memasuki nya" ucap Chanyeol.
Sehun tertawa lepas dan meneguk kopi nya perlahan.
"Lebar?" Tebak Sehun, Chanyeol tertawa dan mengedikkan bahunya.
"Tapi ya, aku menikmati itu. Dia bisa membuat kita puas" ucap Chanyeol, sehun menoleh dan menyeringai.
"Berbagilah Hyung, aku rasa Rose tidak keberatan. Ya dilihat dia seperti mengejar laki-laki berdompet tebal" ucap Sehun. Chanyeol berdecih dan bersandar di Sofa.
"Tidak, Kau cari saja yang Lain" ucap Chanyeol, sehun berdecih dan menatap Chanyeol malas.
"Jangan Bilang kau tertarik dengannya" tebak sehun.
"Biasa saja sih, ya ku akui dihebat diranjang kkk~" ucap Chanyeol.
"Kalau begitu, kau nikahi saja" ucap sehun, Chanyeol pun langsung menggeleng.
"Belum saat nya" gumam Chanyeol, Sehun menatap Chanyeol dan menghela nafas.
.
.
."Awwwww terima Kasih luhan, ughh aku tidak sabar untuk besok" ucap Baekhyun.
"Semoga Peluncuran nya lancar dan Laris Baek" ucap Luhan.
"Tentu saja, ah bagaimana jika kita makan malam?" Ajak Baekhyun.
"Tidak masalah, kajja" ucap luhan. Baekhyun tersenyum, mereka keluar dari gedung sembari bergandengan tangan layak nya anak berusia 5 tahun.

KAMU SEDANG MEMBACA
CRUSH YOUR HEART
FanfictionByun Baekhyun seorang Ceo di Perusahaan Fashion Park Chanyeol Ceo di Perusahaan Fashion juga. mereka bersaing untuk yang terbaik.