🍁🍁🍁
Happy reanding❤
Sampai di rumah alma dari tadi tidak banyak mengeluarkan suaranya, ivan merasa aneh melihat tingkah adek nya ini masih terus fokus ke alma ia mulai berpikir ingin menanyakan insiden tadi siang.
"dek, sebenarnya tdi lo ada masalah apa sama mereka "ivan sempat meragukan ucapan nya ke alma takut ada kata kata nya salah di tempat kan.
Alma masih terdiam dengan lamunannya, setelah itu ia langsung membuang jauh dan kembali ke dunia nya mendengar ucapan ivan dia mesti Hati - hati menjawab tutur katanya soalnya manusia spesies ivan ini pintar sekali menebak klo alma sedang menyembunyikan sesuatu.
"lo, ngapain nanya itu "alma sedikit kembali mengingat insiden pertemuan nya dengan si 'dia'
"emang, ada salah ama ucapan gue"ivan sedikit kesel mengapa adeknya selalu saja menyembunyikan masalah pribadi nya.
"nggak! "
Alma langsung terbangkit dari duduknya segera beranjak melenggang pergi menuju kamarnya. Ia hanya butuh waktu untuk merangkai dan menjawab semuanya klo ada waktu pasti ia akan menjelaskan semuanya ke ivan.
"punya adek sangat menyebalkan "
Ivan melirik kepergian alma yang menuju kamar nya dan pertanyaan nya masih di pertanyakan sampai saat ini dan sampai kapan pun ia akan menunggu semua jawaban dari alma.
Sementara itu di tempat lain ternyata lebih buruk dari pada keadaannya yang sebelumnya. Yang bersemangat tapi kali ini raut wajah nya tidak bisa di artikan sampai orang yang melihat dirinya jdi terlihat aneh.
"sorry, ada urusan mendadak tadi "rafif sambil melangkah kan kaki nya melenggang menuju sofa yang berada di sana untuk mendaratkan bokong nya.
"Heleh, sok sibuk lo"Cibir Athala
Ternyata kehadiran mereka berdua yang baru saja datang di sambut hangat sama temen - temennya, kecuali radit mereka masih mempertanyakan dia terlihat banyak merenung.
"Eh, si radit Habis lo apa in "raka menyenggol tangan rafif dan langsung ia menoleh ke arah raka.
"noh, tuh anak cemburu soalnya tdi ada angin topan datang menghampiri kita"rafif membuat orang yang mendengar ucapannya tidak mengerti apa yang dimaksud nya.
"langsung ke intinya aja "Sergah Athala
"tuh anak gagal lagi"
Langsung mereka terdiam mendengar apa yang barusan ia katakan, Ternyata manusia spesies radit bisa merasakan ada api yang membara di dalam tubuh nya mereka mengira radit tidak akan peduli dengan kehidupan cewek itu.
"Jadi, tuh cewek milih siapa"
"Lo, pda masih inget nggak sama cowok yang ngater dia"rafif sedikit mengecilkan nada suara nya dan merubah posisinya seperti melingkar ke arah temennya setelah itu ia sedikit memberi jarak antara dia dengan radit.
"Hemm"
Brakk!!!
" Nah, tuh cowok muncul lagi"rafif sampai menggebrak meja yang ada di depan matanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
RADAL
Подростковая литература#RADAL Apa artinya ketulusan sebuah hati hingga hati ini perlu di mengerti. - Alma Aldhera dirgantara Mulai detik ini dan esok akan ku patahkan semua ucapan mu tentang diriku. - Raditya Mahesa Wirayudha Mengungkapkan perasaan itu memang harus dala...