Pagi ini aku datang ke sekolah agak lama emang sih biasanya begitu kan udah kewajiban datang lama hehehehe.Mos dilakukan dan sudah selesai beberapa hari lalu kami juga sudah mendapatkan wali kelas dan sudah belajar selama seminggu suasana sekolah ayah lumayan lah tapi tidak tahu kedepannya.
"LETTA!!!!"teriak sahabat ku yang menyerupai toak sekolah
"Apaan sih"
"Liat tuh di meja guru ada surat dan coklat buat loh...ih ada yang suka sama loh ya jangan jangan pacarloh yah..."
"ih..apaan sih Lin aku gak pernah pacaran...ah masa sih ada yang mau ngasih aku kayak begituan..." Aku langsung lari menghampiri meja guru yang dikerumunin banyak orang
Dear chlaretta
Sejak pertama aku lihat kamu aku suka
Jangan lupa ya makan coklatnya
"Siapa ya ngasih ini btw aku suka banget nih coklat kan susah nyarinya mahal lagi...thanks" aku ambil coklatnya sambil membawa ke kursi tempat dudukku
"Lin kira-kira lo tau ngak siapa yang ngasih nih coklat.. "
"Ya mana gua tau emang gua dukun apa"
"Ya elu mungkin aja kan luh ngak sengaja nengok gitu"
"Kagak"
Selama jam pelajaran berlangsung Letta bengong aja.
Pletak...
"Aduh sakit" siapa sih yang lempar
"Chlaretta kamu dari tadi bengong aja gak merhatiin saya..keluar sekarang "teriak pak Bandi
"Ta dia udah punya istri masih aja caper ke siswa " ucap Lina
"Ish Lina "
"CHLARETA!!! Keluar!!!!"
"Tapi pak-"
"Tidak ada tapi-tapian keluar cepat!!!"
"Iya pak"
Aku keluar dari kelas dan malu karena teman ku mengejek
Aku kembali melamun saat duduk di koridor sekolah
"Hay.."sapa kak Rendi
Aku tak berkutik sama sekali
"Hello"teriak kk Rendi kembali
"Eh iya pak saya keluar kok..."sambil melihat ke arah kak Rendi
"Pak saya emang sudah bapak-bapak ya udah tua gitu?"
"Eh kak Rendi maaf ka aku kira pak Bandi..sorry ya kak"
"Gak papa kok..emang kamu kenapa?dihukum?"
"Iya kk aku dari tadi melamun eh tiba tiba pak Bandi lempar spidol dan nyuruh aku keluar"
"Pak Bandi emang gitu orangnya tapi aslinya baik kok kalo udah dekat pasti care banget"
"Gitu ya kak"
"Ya udah aku ke ruang guru dulu ya bye jangan suka melamun aja"
*****
Setelah pulang sekolah aku memutuskan buat jalan jalan di taman sama Lina
"Lin..kita jadi kan ke Taman?"
"Eh..maaf yah Ta mama gua sakit gua gak bisa"
"Ohk ok gak papa aku sendirian aja"
Aku pun jalan ke Taman sendirian dan setelah 15 menit kemudian sampai dan duduk dibangku taman sambil main hp tiba-tiba ada lelaki yang menjambret hp ku
"maliiiiiiiiiiiiiinggggg.....tolllllonggggg" teriakku sekuat tenaga
muncullah sosok pria yang kayak ku kenal menolongku dia berantem dengan maling itu dan akhirnya hp ku kembali
"Nih hp loh lain kali jangan sendiri bahaya" rupanya kk Angga yang menolongku
"Makasih ya kak..btw luka kaka.."
Tanyaku sedikit perhatian
"Ah itu biasa gua kan cowo"
"shutttt" aku menyodorkan jari ku ke bibirnya dan segerah mengambil plester dan betadine dari tas ku, kan tas ini kayak kantong dora emon ada segalanya
"Bentar ya kak aku obatin dulu"
Aku teteskan betadine ke sudut bibir kak Angga dan di keningnya
Tapi tanpa sengaja aku merhatiin mata kak Angga yang dari tadi menatap aku
"Udah kak"
"Oh udah ya..makasih ya "
"Harusnya aku yang maksih ke kakak karna kakak hp aku balik lagi"
"Oh nevermind kita kan satu sekolah harus tolong menolong"
"Ya udah kak aku mau pulang dulu"
"Cepat amat neng..makan siang dulu yok disitu ada tukang bakso enak loh mau gak"
"bakso..wah aku mau ka udah lama gak makan bakso jadi lapar"
"Makan aja cepat amat lu"
"Jadi gak nih makan kak?"
"Ga deh tiba-tiba gua ada urusan" ucap kak Angga setelah mengecek notifikasi di handphone dan pamit pulang
"Ish kak Angga nyebelin tadi ngajak makan siang sekarang malah pergi ga jadi dasar cowok"
Maaf ya gays agak jelek aku masih baru belajar buat cerita nih
But jangan lupa tinggal kan jejak ya
Loppppyuuuu
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia Atau kamu
Fanfiction"Yaelah cumam anggota osis aja bawel ribetnya minta ampun" "Woiii" teriak seorang lelaki Ada yang menepuk bahu Letta, mampus lah dia jangan bilang itu anggota OSIS yang tidak sengaja mendengar ucapannya. Mukanya sudah merah sampai ke telinga dia t...
