"A light heart lives long.
(Hati yang bersinar akan berusia panjang)"
– William Shakespeare
Emosi negatif yang berbentuk amarah, ketakutan, kegelisahan yang berlebihan dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. Sebuah studi jangka panjang landmark oleh Dr. Hans Eysenck bersama mahasiswa Universitas London menemukan bahwa orang yang mengalami stress tinggi memiliki kemungkinan enam kali lebih tinggi menderita kanker dan jantung daripada perokok, penderita kolesterol, dan pengidap darah tinggi.
Riset di atas menunjukan bahwa emosi positif membuat hati merasa tenang. Ketika hati tenang, sistem kekebalan tubuh manusia seimbang dengan energy yang di pancarkan. Emosi positif membuat seseorang mampu menghadapi secara baik dan bijaksana perubahan yang terjadi pada dirinya maupun lingkungannya. Emosi positif menumbuhkan hubungan batin seseorang dengan dirinya dan juga lingkungannya, khususnya ketika menghadapi kondisi yang tidak menguntungkan. Emosi positif mendorong sistem imun tubuh meningkat, sedangkan emosi negative mendorong sistem imun tubuh menjadi menurun.
"Apa yang kita pikiran, Itulah yang akan kita dapatkan.
Ketika kita membiarkan diri kita memikirkan ketakutan, Seketika itulah ketakutan akan datang menghampiri kita.
Begitu juga sebaliknya!
Ketika kita memikirkan sesuatu yang baik, positif, dan menyejukan hati, seketika itu juga hati kita akna sejuk.
Saatnya berfikir POSITIF!
KAMU SEDANG MEMBACA
IMPIAN
Storie breviDalam kehidupan penuh dengan teka teki. Jangan pernah menyerah jika masih ingin mencoba, jangan biarkan penyesalan datang karena selangkah lagi menuju kemenangan. Adakalanya tau dan mencicipi terlebih dahulu apa itu yang dinamakan kesulitan, perj...
