Ekspresi Gigi ternyata telah membuat Valen Alano tersenyum, walau hanya sesaat, Gigi dapat melihat seorang ketua Geng Asteroid yang di nilai kasar oleh seseorang sebenarnya memiliki hati yang lembut.
Gigi telah mengantarkan Sherllya sampai di motor Joshua dan Joshuapun menolong Sherllya untuk naik keatas motor. Gigipun mulai khawatir karena ia sudah ketinggalan angkutan umum untuk pulang. Bintang ataupun ibunya tidak bisa menjemputnya karena ada urusan masing - masing. Sherllya bingung melihat ekspresi Gigi yang kelihatan panik.
"Gigi, kamu pulangnya gimana? "
"Gue nunggu ojek aja"
"Tapikan ojek udah nggak beroprasi kalau udah sore kaya gini"
"Udah ah, jangan khawatirin gue, pulang aja, istirahat! "
"Kamu yakin? "
"Iya, nanti juga pesan ojek online"
"Yaudah, aku duluan ya"
"Huum, hati - hati! "Motor Joshua mulai menyala dan berjalan meninggalkan Gigi sendirian di luar pagar sekolah. Gigi berusaha memesan ojek online. Namun, jaringannya ternyata sedang bermasalah. Kini Gigi mulai panik lagi, sampai berhentilah sebuah motor didepannya. Dia menoleh dan menatap seseorang di motor itu. Valen?
"Naik! "
"Hah? Kok lo maksa gue sih? "
"Udah cepetan tinggal naik susah banget"
"Gue mau pesen ojek"
"Disini nggak ada sinyal kalau jam segini. Lagian bentar lagi mau ada tawuran, mau ikut lo? "
"Mmm"
"Ah lama , gue tinggal nih? "
"Eh iya, iya. Gue ikut"Gigi naik ke motor Valen dan berpegangan kuat sehingga membuat Valen menoleh ke belakang.
"Lo kayak mau gue ajak balapan"
"Kan geng kalau naik motor suka ngebut. Ntar kalau gue jatuh gimana? Ntar kalau lecet masuk rumah sakit gimana? Ntar kalau... "Belum selesai Gigi menyelesaikan ocehannya, Valen langsung meluncur tidak karuan ngebutnya. Gigi yang masih terkejut hanya diam sambil menggerutu pelan.
Idih ni orang kenceng banget bawa motor, hihhh, situ pikir situ Flash?💐
Persimpangan jalan sudah terlihat, Gigi berusahan memberitahu Valen. Namun, Valen terlihat santai dan akhirnya berhenti tepat didepan zebracross, hingga membuat Hukum ke - 1 Newton terjadi. Gigi sekarang menjadi sangat dekat dengan Valen karena rem mendadak yang dilakukan Valen.
"Valen hati - hati dong. Ngebut mulu. Lo dikejar apaan emang? "
"Berisik"
"Ih dingin banget kaya frezzer kulkas"
"Emang"Valen kembali melajukan motornya dengan kecepatan melebihi yang sebelumnya. Dan dia kembali mendengar Gigi menggerutu dibelakangnya.
Tanpa sadar, mereka sudah sampai di depan rumah Gigi. Gigi akhirnya sadar dan keheranan. Kenapa Valen bisa tahu rumahnya, padahal dari tadi dia tidak memberitahunya karena sibuk menggerutu.
"Lo kok tahu rumah gue? "
"Kenapa? "
"Dari tadi kan gue nggak ngomong sama lo"
"Jangankan rumah lo, gue aja tau lo itu adiknya Bintang. Hmhmhm, besok gue kesini jemput lo lagi! Nggak pake tapi dan nggak pake lama"Valen langsung memutar balik motornya dan menghilang dengan cepat dari hadapan Gigi. Gigi sangat geram dengannya.
Hihhhh, ngeselin tu orang!💐

KAMU SEDANG MEMBACA
𝓜𝓪𝔂𝓫𝓮 𝓨𝓸𝓾
Romance"Mungkin dia yang bersamaku dihari ini, takkan bersamaku lagi dihari selanjutnya" ~muttyara18