Part 1

23 6 0
                                    

Jangan lupa votte dan comment.

****

Suasana hening mendominasi ruang makan yang hanya berisikan 2 orang berbeda gender,yang merupakan seorang ayah dan juga anak.

Memang sudah peraturan sejak kecil jika saat makan tidak ada yang bersuara kecuali dentingan sendok yang beradu dengan piring.

Dara yang menyelesaikan makanya terlebih dahulu ketimbang Daren ayahnya,kemudian dara berpamitan menuju sekolahnya sebab hari ini adalah hari pertama setelah kenaikan kelas dan Dara ditetapkan sebagai juara pertama dan naik kelas XII.

"Dara pamit dulu Yah." kata Dara sambil mengulurkan tanganya pada sang Ayah.

"Tumben pagi-pagi udah berangkat,biasanya nunggu jam 07:00." jawab Daren heran melihat kelakuan putrinya.

"Hari ini Dara nggak mau telat yah,malu sama anak baru."

"Oh jadi anak Ayah masih punya malu?biasanya kan malu-maluin." kata Daren sambil tersenyum mengejek dan dibalas tatapan kesal Dara.

"Ayah apaan sih!Dara berangkat dulu Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam."

Setelah berpamitan Dara bergegas menuju luar rumah dan mengambil mobilnya di garasi lalu menancap gas menuju SMA Palawa.

15 menit berlalu Dara tiba di parkiran SMA Palawa dan sekarang menjadi pusat perhatian adik kelasnya.

Dengan gayanya Dara keluar dari mobil dan berjalan menuju kelas dengan tatapan dingin nan tajam.

Semua yang melihatnya langsung menyingkir,siapa sih yang tak mengenal Dara?Dara adalah satu-satunya siswi yang berani menghajar kakak kelas cowok yang kurang ajar kepada sahabatnya.

Akibat kejadian itu Dara selalu disegani baik adik kelas maupun kakak kelas.Tapi Dara tak pernah mempermasalahkan itu yang penting tak ada yang mengusik hidupnya.

Mendengar langkah yang tergesa-gesa Dara yakin sebentar lagi suara petasan akan berbunyi dan kita hitung saja,satu...dua...ti-.

"ADARA ANGELIN TUNGGUIN GUE!."

Nah kan kalian paham suara petasan siapa itu?tidak salah lagi dia adalah salah satu sahabat baiknya Salma Delfiera si ratu cempreng yang bisa membuat telingan siapa saja meledak seketika.

"Bacot!." hanya itu yang keluar dari mulut Dara.

"Jahat banget deh lo Dar,gue udah lari-lari dari parkiran ke sini buat nemuin lo."

"Siapa suruh?."kata Dara sambil mengangkat satu alisnya.

"Ya-ya yakan kita sahabat Dar." jawab Salma gugup entah mengapa Salma masih saja takut dengan tatapan Dara.

"Biasa aja kali nggak usah gugup gue bercanda." kata Dara sambil merangkul Salma dan tersenyum.Tanpa mereka sadari mereka masih di koridor dan menjadi pusat perhatian anak baru maupun lama,sungguh pemandangan yang indah saat bisa melihat senyum mahal Dara.

Dara dan Salma pun berlalu menuju kelas barunya XII IPA 2.Sedangkan di parkiran sekolah berkumpul beberapa anak yang asik bercanda,salah satu dari mereka memiliki wajah yang hampir sama dengan Dara.

"Wih siapa nih Don,anak baru?." tanya cowok berjaket kulit pada temanya yang bernama Doni.

"Eh iya guys kenalin dia Arion anak baru sekaligus tetangga baru gue." kata Doni memperkenalkan Arion.

"Salken Ar gue Dewa." kata Dewa sambil menjabat tangan Arion dan langsung diterima baik.

"Yoi gue Arion." hanya itu yang keluar dari bibir Arion.

"Gue Gema Ar." kata cowok berjaket tadi.

"Arion."

"Nah ini temen-temen gue Ar lo jangan sungkan sama mereka ok." jelas Doni.

"Ok." jawab Arion singkat.

Dewa dan Gema yang mendengarnya melongo kaget,mereka akan memiliki teman bermulut irit untuk kedua kalinya.

"Si Leon mana tumben belum kelihatan?." tanya Doni.

"Dia ijin hari ini." jawab Dewa.

"Yaudah ke kelas kuy udah mah bel." ajak Gema.

"Yok." jawan Dewa dan Doni bersamaan sedangkan Arion hanya menganggukan kepalanya.

****

Mohon maaf ya kalau nyambung
Jangan lupa V & C

TBC.

COLD GIRL(HIATUS)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang