🌼8 - Sunday

38 16 2
                                        


Hari ini adalah hari Minggu. Seorang
gadis terbangun karna suara yang menggelegar.

"DELLA BANGUN OY UDH JAM 9!!." teriak Revzan membangun kan Della.

"Ck, bntr bang 5 menit lagi." Ucap Della sambil menarik selimutnya.

"BANGUN BANGUN BANGUN OYYY!!." teriak Revzan.

"Iya iya nih udh bangun." Ucap Della sambil duduk dengan mata yang masih terpejam.

"Bangun ya Della sayang, cepetan mandi ko masih duduk hmm." Ucap lembut bang Revzan.

"Hmmm." Jawab Della sambil jalan menuju kamar mandi.

Revzan yang melihat kelakuan adik kesayangannya itu hanya menggeleng-gelengkan kepala nya.

15 menit della selesai mandi. Della keluar kamar mandi dengan baju rumahan. Lalu Della mengeringkan rambut nya yang basah. Setelah mnegeringkan rambut Della mengambil handphone yang di charger.

Della turun ke bawah untuk menemui mama nya dan abang nya.

"Pagi." Sapa Della sambil duduk untuk sarapan.

"Pagi juga." Ucap revzan dan Rosa.

"Hari ini makan apa mah?." Tnya della.

"Makan sop, banyak wortell nya kesukaan kamu." Jawab Rosa sambil meletakkan piring untuk anak-anaknya.

"Yeyyyy enakk nihhh." Ucap Della semangat dan Rosa hanya tersenyum.

"Bang Revzan mana mah?." Lanjut Della.

"Knp? lo kangen ya sama gue." Ucap revzan yang baru saja duduk.

"Apan sih enggak lah." Ucap Della.

"Udh² yuk di makan." Lerai mamanya.

Di meja makan sangat lah bahagia Revzan dan Della saling meledek satu sama lain. Revzan meledek Della karna della jalan² bersama arka, begitu juga sebaliknya Della meledek Revzan yang di tolak cinta nya. Keluarga harmonis bukan?.

Sama juga dengan satu keluarga ini yaitu keluarga arka. Keluarga yang tak kalah harmonis dengan keluarga Della.

Disini di meja makan keluarga yang harmonis keluarga Pradipta.

"Mah, kemaren aku liat arka di cafe sama cewe, cewe nya cantik lho mah." Ucap Arrayan yang biasa dipanggil ian.

Arka menatap ian dengan mata sinis.

"Wah siapa tuh ar." Tnya Ratna.

"Cuman temen mah." Jawab arka malas.

"Abang bawa kecini dong Kaka nya." Ucap alea.

"Nah bener tuh ar, bawa kesini dong kenalin ke papa." Ucap papanya.

"Apnsih pah orang cuman temen." Ucap arka.

"Temen apa temen." Goda dani-papanya.

"Pacar kali ahh." Goda Ian.

"Serah." Ucap arka dan semua nya tertawa.

"Udh² kesian arka nya jangan dipojokin hahahah." Lerai Ratna sambil tertawa.

Keluarga arka sanagat lah harmonis di meja makan dengan tertawa.

🌹🌹🌹

Ketika Della selesai makan Della berjalan ke ruang keluarga.

Disana sudah ada Revzan sambil menonton tv. Lalu Della duduk di samping revzan.

"Bang demen banget nonton botak kembar dah lu." Ucap Della yang melihat Revzan yang menonton serial tv kartun Upin Ipin.

"Serah gue, orang seru begini." Ucap revzan.

"Inget umur bang." Ucap Della.

"Bodoamat."

Akhirnya Della menonton Upin Ipin dan Della bilang ke Revzan ternyata seru.

"Bang seru bngt dah itu si Kaka nya Ros galak benerr." Ucap Della.

"Makanya nonton dulu jangan bnyk bacot lo." Ujar Revzan.

"Yakan gue baru non-." Ucap Della terpotong karna ada suara notif hp Della membuka SMS yang dia dapat.

Tingg..

0886********
Hi, della sudh lama tidak berjumpa semoga kita bertemu.

Syp ni?

Yang kata lo fake friend itu loh.

Deg!

Tiba-tiba della bergetar dan Della menutupi itu.

"Knp lo del?." Tnya revzan.

"Ngga papa bang gue ke atas ya." Ucap Della menahan air matanya.

Akhirnya Della sudah sampai di kamar.

"Hikss... Lo knp dateng hikss emangnya hikss lo ga cape buat gue menderita hah? Hikss." Tangis Della pecah.

"Gue benci lo hiks."

Della menangis agak lama sampai akhirnya Della tertidur karna sangat leleh menangis.

Dulu Della memang mempunyai teman saat SMP mereka berteman sampai 3 tahun setelah masuk SMA ternyata dia hanya ingin berteman Della karna ingin memoroti uang nya Della.

Maka dari itu Della tidak mau mempunyai teman. Kenapa Della berteman dengan Laura dkk karna Della sudah berteman dengan mereka sekitar 4 bulan dan Della sudah menerima mereka karna mereka baik sekali terhadap Della. Mereka saling bertukar cerita, kadang-kadang Laura dan Keyra mengobrol yang tidak penting maka dari itu mereka tertawa-tertawa.


Radella&ArkanaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang