Sesampainya della di rumah, ia langsung mencari keberadaan mamahnya. Ia ingin tahu bagaimana penjelasan dari mama. Sebenarnya ia tidak tega untuk menanyakan hal ini. Della sangat bingung sekarang, yang sedang ia pikirkan kenapa mama dari mantan sahabatnya yang menolong papa nya?. mungkin kalau Shinta tidak menolong papa, tidak akan terjadi seperti ini. Tapi takdir sudah berkata lain.
"Assalamualaikum mah, mamah!" sapa Della saat memasuki rumahnya.
"waalaikumsallam, ngapain Lo buru-buru amat?" tanya Revzan.
"bang, mama manaa?" tanya Della.
"dikamar kali, gatau gue"
Della langsung melangkahkan kaki nya mencari ibunya, di kamar.
"mah" ucap Della lalu berhamburan ke pelukan ibunya.
Rosa mengelus puncak kepala Della,"heii, kamu kenapa sayang? gimana lancar gak ketemu camer?" tanya Rosa.
"mah, jelasin semuanya ke aku" ucap Della.
"kamu udh tau cerita dari Tante Ratna?" tanya rosa.
Della menggangguk lemah,"aku mau tau cerita dari mulut mama sendiri, maaf mah aku tanyain ini" ucap della.
"kamu sudah tau kan siapa perempuan itu?" tanya Rosa dan della mengangguk.
"Iya, dia Shinta."
"tapi kenapa harus Tante Shinta mah?" tanya della menitihkan air matanya.
"nak, kalo namanya takdir udh gak bisa di ubah!. rencana Allah itu baik kok, nanti juga ada waktunya bahagia" ucap Rosa tersenyum sambil mengelap air mata Della menggunakan ibu jarinya.
"Kinan udh balik mah!" ucap della.
Rosa yang mendengar itu sangat terkejut,"ki-nan? anaknya Shinta?" tanya Rosa tak percaya.
"iya"
"ya Allah, tapi dia gak apa-apain kamu kan?" tanya Rosa.
"ngga mah"
"yasudah kalo begitu mending kamu naik ke kamar kamu, mandi terus ke bawah" ucap Rosa dan di angguki della.
Della pun melangkah kan kaki nya keluar kamar Rosa dan menaiki tangga.
--•0o0•--
"Nak, sekarang juga kamu tabrak lari perempuan itu!" Suruh seorang paruh baya kepada anaknya.
"Hah? Ma-ksud papa apa?" Tanya seorang gadis.
"Hah! Kamu dengar gak sih? Saya bilang kamu tabrak anak perempuan itu!"
"Pah, papa boleh nyuruh aku apapun itu! Tapi jangan sampe berhubungan dengan nyawa!" ucap gadis itu tak percaya.
"ikuti kata2 saya! Kalo kamu mau masih hidup!" ucap seorang laki laki paruh baya itu.
"Papa aku mohon jangan pah, aku masih sayang sama dia. Dia itu sahabat aku! Walaupun dia udh ga nganggep aku lagi, tapi aku masih sayang sma dia pah!"
"Sekarang.juga!." Ucap lelaki paruh baya itu lalu ia pergi melangkahkan kakinya keluar rumah.
"Maafin aku"
---•0o0•---
"Del tolong beliin mama cemilan dong" ucap Rosa.
"Oh iya mah, aku juga tadi nya mau pergi ke supermarket kok mau beli makanan. Mama ma apa?"
"Terserah kamu, pokoknya yang enak" ucap Rosa tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
Radella&Arkana
Novela JuvenilFOLLOW SEBELUM MEMBACA!!! --00-- Dengan perjuangan yang tidak di sengaja oleh seorang gadis, akhirnya seorang pemuda luluh terhadap seorang gadis itu. sampai akhirnya mereka bersatu. namun ada berbagai masalah di hubungan mereka, banyak sekali. apa...
