🌹13 - Rencana!

52 16 0
                                        


brukkkk

"awwwss.. aduhh, sialan nih tangga." ucap revzan sambil memegangi kaki nya yang tersandung.

Della dan arka yang melihat itu menahan tawa karna Revzan yang tersandung tangga.

"hmmfffttttt bwahahahahahahha... rasain tuh ahahahhahah." tawa Della pecah.

"kurang ajar lo ye."
"tadi lo kmn hah?." tanya Revzan kesal.

Della memperlihatkan deretan giginya. "sorry bang gue lupa ngabarin Lo hehe." jelas Della.

"sorry bang tadi gue ajak della makan dulu." jelas arka.

"hmmmm, iye iye tapi sekali lagi gue gibeng lo berdua." kesal Revzan.

"hahahah."

ketika mereka sedang tertawa ada seorang wanita paruh baya yang menghampiri mereka.

"eh ada arka, duduk dulu nak." ucap Rosa.

"gak ush tante, ini juga udh sore." ucap arka tersenyum.

"oh ywdh.."

"kalo gitu saya pulang dulu ya Tan,bang, dell."
"assalamualaikum." pamit arka dan diangguki mereka.

Della menghantarkan arka sampai ke depan pintu gerbang.
"hati-hati ya ar, thanks juga buat hari ini." ucap Della.

"iya sama-sama, ywdh gue pulang dulu ya byee!." pamit arka.
"besok gue jemput ya!." lanjut arka.

"eh gaush kali ar gue bisa bareng bang Revzan." tolak halus Della.

"gak ada penolakan wleee.." ucap arka sambil melet ke Della dan Della mendengus kesal.

"ck, percuma lo nanya kalo akhirnya lo juga jemput gue." kesal Della.

"hahaha.. ywdh gue pulang ya byee!." pamit arka dan di angguki Della.

Mobil arka sudah tak terlihat lagi. lalu della masuk ke rumahnya dan bergegas untuk membersihkan dirinya karna badannya terasa lengket.

Ketika della menaiki tangga nya ada pantat sapi siapa lagi kalo bukan revzan, entahlah itu sebuah panggilan sayang dari Della (hahahaha).

"cieeeee, uhuy Ade gue pensiun jomblo nihh." goda Revzan.

"apnsih loh, mana ada." kesal Della.

"ngaku aja deh Lo." goda Revzan lagi.

Della mendengus kesal membuang nafas kesal.
"serah lo." kesal Della lalu melanjutkan jalan nya yang tadi tertunda. Revzan yang melihat tingkah adik kesayangannya hanya geleng-geleng kepala.

•^°^•^°^•

seorang laki-laki sedang berada di kamar nya, ia sedari tadi senyum-seyum sendiri bak orang gila(gak bercanda kok Ar wkwk).

dia adalah Arkana Maheswari Pradipta kaum adam yang sangat tampan. arka tak sabar ingin memiliki hati seorang gadis yang sedari tadi ia fikirkan.

Radella&ArkanaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang