Sekitar jam 8 malam ponsel yoongi berdering setelah dilihat terpampang nama jungkook disana. Awalnya yoongi enggan menjawab tapi karena dia kesepian jadi di jawab aja.
"Hallo?"
".........."
"Kok bisa. Sekarang kalian gpp kan?"
"..........."
"Iya sekarang ni gw berangkat jan macem-macem lu sama jimin"
Setelah sambungan terputus yoongi langsung mengambil jaket dan memesan taxi *yoongi gk suka nyetir sendiri. Tak lupa yoongi mengunci rumah dan juga mengirim pesan untuk taehyung agar setelah dari kantor langsung ke apartemen jimin.
Setelah sampai yoongi langsung menuju apartemen jimin. Yoongi langsung mengubah kata sandinya karena jimin lupa kata sandi sendiri dan harus diganti lewat luar. Setelah selesai yoongi langsung masuk dan disana dia melihat dua makhluk yang tengah asik bermain game.
"Kak yoongi kapan nyampe sini? Maaf ya ngerepotin malem-malem" ucap jimin tak enak dan langsung menghampiri yoongi.
"Chim ini dikit lagi menang loh" ucap jungkook yang masih fokus.
"Kamu main aja sendiri dari awal juga aku gak niat main game"
"Eh juki! Lu ngapain malem-malem disini. Pake acara kekunci segala" bentak yoongi kemudian menyodorkan satu kresek besar yg berisikan makanan cepat saji.
Sebelum kesini yoongi sengaja mampir dulu buat beli makanan. Jungkook yang mesen sekalian dia juga lagi pengen.
Jimin mengambil kresek yang dibawa yoongi "kak yoon jimin boleh ambil satu gak"
"Ambil yang mana aja kecuali yang 'Double Whopper' sama 'Mushroom Swiss'"
"Oke"
"Kak yoon buat gw mana?" Tanya jungkook kemudian menghampiri yoongi dan jimin.
"Beli sana!"
"Pelit banget ma adek sendiri" jungkook kemudian mengambil burger yang 'Double Whopper' saat hendak masuk kemulut jungkook jimin langsung mengambil burger tersebut.
"Napa si jim?"
"Yang ini gak boleh!" Bentak jimin.
"Kan sama doang elah. Sini burgernya gw laper"
"Ambil yang lain, yang itu punya gw" yoongi.
Kemudian yoongi memisahkan kedua burger tersebut. "Cicip dikit doang kak"
"Gak boleh ini kesukaannya taehyung!" Yoongi kesal dengan jungkook sudah dibelikan ngeyel lagi.
Jungkook kemudian mengambil burger yang lain. Yoongi asik dengan ponselnya tanpa memerhatikan jimin dan jungkook yang seperti orang kelaparan.
"Kalian laper apa rakus?" tanya yoongi sambil menatap jimin dan jungkook bergantian.
"Nhambisnya ari siangh gak puernhah mhakhan" *habisnya dari siang gak pernah makan* ucap jungkook dengan mulut penuhnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jimin lupa beli bahan dapur jadinya gak ada yang bisa dimakan deh"
Yoongi hanya menganggukkan kepalanya kemudian kembali fokus pada ponselnya.
"Kak yoon ngapain sih liatin hp mulu?" Tanya jungkook penasaran. Yoongi jarang banget mainin ponselnya apalagi sampe sefokus itu.
"Kepo"
"Gak kepo gak pinter"
"Gw gak kepo tapi genius"
"Serah kak yoong aja😒"
"Pfftt...." jimin tidak bisa menahan tawanya jika melihat interaksi antara jungkook dengan yoongi. Mereka berdua tidak pernah akur jarang sekali dapat melihat mereka akur. Akurnya juga biasanya pas lagi mabuk, itupun jarang. Lebih tepatnya mustahil jika keduanya akur.
Yoongi berjalan menuju sofa dan merebahkan badannya.
"Jungkook minta cola" jimin.
"Ini kan masi ada" jungkook menunjuk cola milik jimin yang masih tersisa setengah lebih.
"Punya kamu keliatan lebih enak"
"Sama aja enchim banteeeet..." ucap jungkook sambil meminum colanya.
"Yaudah tukeran aja ayok" rengek jimin.
"Punya aku tinggal dikit loh"
Jimin langsung menukar colanya dengan jungkook kemudian meminumnya. Baru saja jungkook hendak meminum cola yang sudah ditukar tersebut tetapi dihentikan oleh jimin.
"Apa lagi?"
"Gak jadi tukeran. Rasanya sama doang" kemudian langsung meminum cola miliknya.
"Sabar akutu chim"
"Hehe...kayanya kak yoongi tidur deh"
"Biarin aja nanti palingan bang taehyung kalang kabut nyariin"