Pemenang kepenulisan yang diadakan HaloNona dan Lentera Media telah diumumkan. Situs keduanya begitu ramai, begitu juga dengan media sosial masing-masing. Para pemenang dihubungi dan dikirim undangan resmi untuk hadir pada puncak acara untuk penyerahan hadiah. Selain hadiah utama, semua pemenang mendapatkan tiket pesawat pulang-pergi, uang saku, dan menginap di hotel yang sudah disediakan. Acara tak hanya berlangsung selama semalam saja, tetapi dua malam. Hari pertama mereka akan mendapatkan workshop dengan pembicara Gilang dan Deenar mengenai media online. Pada hari kedua, kelas kepenulisan, dan malamnya merupakan acara penyerahan dan pengumuman pemenang satu sampai tiga.
Kru HaloNona sudah berangkat dengan mobil Deenar, sehari sebelum acara dimulai. Mereka hanya berempat, sedangkan karyawan yang lain, memilih untuk libur. Mereka memakai jasa event organizer untuk memperlancar acara, sehingga kesibukan kru HaloNona maupun Lentera Media murni mengenai urusan pemenang dan menghubungi peserta.
"Tim media sosial tidak ada yang ikut, ya?" tanya Deenar. Perempuan itu duduk di kursi penumpang. Sedangkan Luki mengambil alih sopir.
"Digantiin sama Della," sahut Lentera. "Bisalah nanti kita bergantian," dia mengambil jeda. "Aku free, kok."
"Oke," tukas Deenar. "Perwakilan sponsor ada yang datang?" tanya Deenar. Kali ini, dia bertanya pada Della.
"Melia Lapis Kukus, Gandum Kencana, Monstera Decor, dan Kaleng Cokelat datang, Mbak Dee. Yang tidak bisa hadir hanya Devan Cookies saja. Untuk snack yang dijanjikan, mereka akan kirim di hari terakhir."
"Kaleng Cokelat, punya suaminya Mbak Keira, ya?" sahut Luki.
"Iya, Keira bilang akan hadir juga," sahut Deenar. "Baiklah. Aku serahkan pada kalian ya."
Deenar mengarahkan pandangannya ke belakang, ke arah Lentera dan Della. Dia melihat ke arah Lentera yang menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi dan menghadap ke arah jalan. Rekan kerja sekaligus temannya itu sedang dilanda kesedihan akibat Raka. Deenar tahu, kesedihan Lentera bukan karena telah disakiti oleh Raka, tetapi dia kecewa Raka ternyata memiliki kekasih tanpa sepengetahuannya.
Begitu rumit untuk Lentera yang sulit percaya dengan kesetiaan lelaki. Seandainya saja, Lentera tahu apa yang telah terjadi dengan rumah tangganya, mungkin perempuan itu akan semakin sedih. Tapi, Deenar memilih diam, tak bercerita pada Lentera. Sebab, itu hanya akan menyakiti perasaannya.
Satu jam kemudian, mereka telah sampai di hotel yang akan dijadikan acara utama. Di lobi, Lentera melihat Gilang dengan karyawannya. Lelaki itu sedang mengobrol dengan Freya, yang menjadi EO di acara mereka besok. Gilang melihat ke arah Lentera sekilas, kemudian kembali berbicara dengan Freya.
Lentera membawa kopernya ke lobi, bersama Avel dan Luki. Deenar sendiri menghampiri Gilang dan juga Freya. Ketiganya mengobrol mengenai acara besok dan persiapan acara. Deenar menarik napas lega, tidak ada kendala berarti. Sebab, ini kali pertama HaloNona mengadakan acara cukup besar.
"Pengikutmu sudah hadir semua?" tanya Gilang pada Deenar.
"Sudah. Tiga orang saja," jawab Deenar. Gilang menghampiri Dion, kemudian dia membisikkan sesuatu.
"Oke," ucap Gilang sembari menepukkan tangannya keras-keras. Dia mencari perhatian pada rekan kerjanya dan juga panitia. "Mohon perhatiannya sebentar, ya," lanjutnya. "Tidak lama."
Renata, Lentera, Della, Luki, serta beberapa panitia yang lainnya berjalan ke arah Gilang. Mengelilingi lelaki itu. Di antara kerumunan tersebut juga ada tim EO.
"Terima kasih sudah datang tepat waktu, karena hari sudah semakin sore, kita akan langsung ke kamar masing-masing. Nanti malam, baru kita akan adakan pertemuan untuk membahas acara besok dan hal lainnya. Sekarang, kita bagi kamar dulu." Gilang menerima lembaran kertas dari Dion. "Oke. Kita bagi berdasarkan apa, ya?" dia melemparkan pertanyaan kepada rekan-rekannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]
Romance[SEBAGIAN CERITA DIHAPUS - SUDAH DITERBITKAN] Lentera selalu ragu akan pernikahan, ajakan untuk menikah berkali-kali dari sang pacar-Raka-tidak mampu mengubah pendiriannya. Ketika sang ibu menjodohkannya dengan Gilang-meski gadis itu menolak karena...
![Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]](https://img.wattpad.com/cover/204094849-64-k948789.jpg)