"TUGAS KELOMPOKKKK" Teriak bagas mengalahkan toa masjid, membuat semua temannya kaget. Termasuk kayra yang kini sedang mengeluarkan sumpah serapahnya yang luar biasa kejam
"Dasar ketua kelas kapol, nggak bisa apa ngomongnya pelan pelan. Dia pikir gue budek apa! Ngeselin banget sih, awas aja nanti gue bikin dia nyesel udah ngagetin gue, gua sumpahin lu putus sama pacar lu"
Keysha, shilla, dan maudy hanya geleng geleng melihat tingkah kayra.
"ASTAGFIRULLAH neng pedes amat tuh mulut" samber arka di bangku belakang
"Mulut mulut siapa? Hah?"
"Mulut lu lah"
"Yaudah mulut gue ya gimana gue, dasar kamprett"
"Abi gak masuk kay?" Tanya shilla
"Heummmmm gak tau" jawab kayra seadanya
"Gimana sih lu punya pacar? Di tanya gitu doang kagak tau"
"Dih,, emang gue emak nya? Harus tau dia kemana aja? Hidup gue terlalu sibuk buat nanya nanya kek gitu" jawab kayra sok bijak
Prokk prokk prokk...
Arka bertepuk tangan menjadi satu satunya penonton kayra.
"Dih gak jelas lu ka"
"Gak usah jelas jelas, yang jelas aja di anggep gak jelas"
"Insyaf ka"
"Ogah"
"Bodo amat ah pusing gue ngeladenin cowo gak jelas kayak lu" kayra bangkit dari kursinya dan berjalan keluar kelas.
"Kemana?" Tanya arka sok care
Kayra memalingkan wajahnya menatap arka malas
"Toilet. Mau ikut?" Tantang kayra
"Boleh" jawab arka semangat 45
"Dih" kayra langsung menghilang dari kelas, lebih memilih pergi ke toilet daripada mengahadapi manusia aneh seperti arka
******
"Woy, ucup kelompoknya udah di bagi belom?" Tanya rayhan
"Udah sih" jawab bagas malas
"Terus nunggu apa lagi sih tinggal tulis aja di depan susah amat"
"Nunggu bocilL biar dia aja yang nulis"
"Serah lu aja lah" rayhan kembali ngerumpi dengan geng nya.
*****
Kayra melongo melihat selembar kertas di tangannya, musibah sebentar lagi menimpa
"Apa apaan ini gas?" Tanya kayra sambil menunjuk kertas yang tadi ia pegang tepat di mata bagas.
"Apa sih?"
"dasar gas beracun, gue nanya malah balik nanya"
Bagas nyengir tak berdosa dan langsung menjelaskan nama-nama kelompok dan anggotanya dengan detail
"Ogah pokonya gue gak mau satu tim sama dia" kayra menunjuk arka dengan jari tengahnya
"Pasti lu yah yang minta kita satu tim" tanya kayra sinis
"Ini itu udah di bagi sama guru kay, gak usah banyak protes deh, harusnya lu bersyukur bisa satu tim sama babang ganteng" lerai arka dengan pede-nya
"Dih amit amit" kayra hanya bisa pasrah berjalan ke depan kelas dan mencatat nama kelompok yang sudah di bagi.
*****
"Yeeee,, gue sama kakay" seru shilla kegirangan, "brarti ngerjainnya di rumah lo yah kay" tambah shilla
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry, I'm Fine
Teen FictionKehidupan seorang gadis kecil dan tomboy yang berubah setelah dia mengenal cinta justru membuatnya tersiksa, apakah dia mampu melewati berbagai rintangan yang silih berganti? Ataukah dia akan terpuruk dengan semua itu Pemeran "sorry i'm fine" 1. And...
