TOK!
TOK!
TOK!
terdengar suara ketukan yang berasal dari pintu kamar yang sedang kami tempati.
"Siapa?"kataku sambil membuka pintu kamar tersebut, ketika membuka pintu terlihat marine sedang berdiri sambil membawa beberapa pakaian ditangannya
"Attania, apa aku mengganggumu?"
"Tidak terlalu, Ada apa?"kataku kepada marine
"Sebenarnya aku ingin memberikan kalian seragam ini dan memberi tau kalau kalian dipangil mr.zen untuk pergi keruanganya"
"Kenapa kita dipangil, apa kita melakukan kesalahan?"
"Aku juga tidak tau"
"Hmmm.....baikalah aku akan membangunkan yang lain"
"Baiklah aku akan menungu kalian diruang makan,"kata marine sambil pergi menuju ketempat makan yang berada dilantai bawah.
Setelah marine pergi aku menutup pintu kamar dan menuju kekasur lusi untuk membangunkanya
"Lusi bangun"kataku sambil duduk disamping lusi yang sedang tertidur
"Kenapa?Aku masih mengantuk"kata lusi sambil menarik selimut dan menutup seluruh badanya dengan selimut tersebut
"Kita dipangil oleh mr.zen"
"APA!!"sepontan lusi terkejut dan turun dari ranjang tidurnya
"Kenapa kau sangat terkejut?"tanyaku yang bingung dengan sikap lusi karena lusi langsung turun dari ranjang tidurnya
"Sudahlah nanti aku jelaskan, attania lebih baik kamu bangunkan yang lain" ucap lusi sambil berlari menuju kekamar mandi untuk menganti pakaian
"Baiklah"aku pun berjalan menuju kekamar yang berada disebelahku, kamar yang ditempati oleh ian, jay, dan aaron.
setelah berada didepan kamar mereka aku mengetuk pintu kamar tersebut
TOK!
TOK!
"Ian ini aku attania"ucapku didepan pintu kamar mereka sambil membawa seragam yang akan mereka gunakan
Tidak begitu lama menungu didepan kamar mereka, ian keluar dari kamar dengan wajah yang masih menggantuk
"Ada apa?"tanya ian kepadaku
"Aku hanya membawa seragam untuk kalian"ucapku sambil memberikan seragam tersebut kepada ian
"Dan kalian dipanggil oleh mr.zen"
"APA!!"seketika ian terkejut mendegar kalau mereka dipangil oleh mr.zen, sepontan ian masuk kedalam kamar dan menutup pintu dengan kencang
"Sikap mereka semua aneh,"kataku melihat sifat ian yang tidak seperti biasanya sambil berjalan kembali kekamar untuk bersiap siap
***
(Setelah bersiap siap)Diruangan mr.zen
"Kanapa kita dipanggil kesini?"tanyaku kepada mr.zen yang sedang duduk diatas kursinya sambil memegang pedang ditangganya,
mr.zen hanya diam tidak menjawab pertanyaanku dan hanya melihat ku dengan tatapan yang dingin,
Keadaan diruangan ini sangat canggung tidak ada yang bersuara kecuali suara percikan api yang menyala diperapian karena sekarang sudah mulai memasuki musim dinginLusi,jay,ian,dan aaron hanya terdiam kaku dan ketakutan,biasanya mereka tidak pernah takut kepada seseorang, tapi baru kali ini aku melihat mereka ketakutan pada seseorang

KAMU SEDANG MEMBACA
destiny of attania
FantasyAku adalah Attania gadis yang diangap istimewa oleh orang orang tetapi aku tidak mengetahui apa yang istimewa pada diriku Tapi ketika aku bertemu dengan orang itu dia berkata bahwa "Kau itu tidak bisa apa apa,kau itu lemah." tapi aku akan membuktika...