"Arraseo..hubungi aku atau Yoongi hyung jika butuh sesuatu.." ucap Hoseok.
"Ne.." Taehyung tersenyum tipis sekedar meyakinkan Hoseok agar tenang meninggalkannya.
"Huft.." Taehyung menghela nafasnya berat sepeninggalan Hoseok dan berjalan menuju kamar rawat Jin.
*****
_Kamar Rawat Jin_
"Jin hyung.." Taehyung duduk di samping sang hyung dan memerhatikan mata sang hyung yang belum kunjung terbuka juga.
"Hyung..Namjoon hyung kecelakaan..sekarang kondisinya kritis..Tae harus bagaimana hyung..? kenapa hyungdeul begini..? hiks..apa hyungdeul ingin menyusul appa dan eomma? Hyungdeul..Tae nakal ya? Apa hyungdeul..hiks..sudah tidak ingin menjaga Tae lagi? Hiks..." Taehyung terisak dan menggenggam tangan Jin erat.
"Mianhae hyung..mianhae kalau Tae nakal dan bikin susah hyungdeul..jebal jangan tinggalkan Tae sendiri hyung..Tae takut..hiks.." Taehyung menangis dan menggenggam tangan Jin erat.
Bermenit-menit Taehyung habiskan untuk berbicara sendiri dan menangis.
_Atap Rumah Sakit_
"Haah..." Taehyung memejamkan matanya merasakan angin yang berhembus pelan. Ia pandangi pemandangan di sekitarnya. Kota yang ramai dan langit yang cerah seolah dunia berjalan dengan damai.
"Appa..eomma..Jin hyung..Namjoon hyung.." lirih Taehyung menatap ke langit.
"Apa kalian bertemu sekarang? Apa hyungdeul ingin ikut appa dan eomma? Tae juga ingin..jangan tinggalkan Tae sendiri.." lirih Taehyung. Air matanya Kembali mengalir seiring dadanya yang terasa sesak.
"Tae..ingin ikut appa dan eomma.." lirih Taehyung dan memejamkan matanya. Ia merentangkan tangannya seiring menikmati hembusan angin yang menerpanya lembut.
"TAEHYUNG-AH...!!"
Grep..!
Bruk!
"Yya!! Apa yang mau kau lakukan eoh?!!" Jisoo terengah setelah menarik Taehyung dari pinggir atap dan memeluknya erat.
"L..Lepas!! lepaskan aku!!" Taehyung memberontak.
"Yya! Tatap mata hyung! Kau kenapa eoh?! Sadarlah..!!" Jisoo menangkup kedua pipi Taehyung dan membuat Taehyung menatap matanya.
"Ji...Jisoo hyung...hiks..Hyung..!!" Taehyung memeluk Jisoo erat dan menangis tak karuan. Jisoo memeluk Taehyung erat dan membiarkan Taehyung menangis hingga puas.
5 menit kemudian...
"Sudah lebih baik..?" tanya Jisoo dan mendapat anggukan dari Taehyung.
"Kenapa ingin melompat?" tanya Jisoo dan melap mata Taehyung yang basah lembut dengan kedua ibu jarinya.
"Hyungdeul..appa..eomma.." lirih Taehyung.
"Tenanglah Tae..kedua hyungmu bukanlah Namja yang lemah..mereka tidak akan meninggalkanmu..mereka sangat menyayangimu.." ucap Jisoo berusaha menghibur Taehyung.
"Ta..tapi hyung..bagaimana jika hyungdeul lebih memilih untuk ikut appa dan eomma?" tanya Taehyung lirih.
"Berdoalah..semua terjadi mungkin ada maksud di baliknya..kau harus kuat..kau tidak sendiri Tae.." ucap Jisoo.
"Tae takut hyung..Tae tidak ingin ada upacara kematian lagi..tidak ingin ada yang pergi lagi.." lirih Taehyung.
"Hyung paham..hyung tau perasaanmu Tae.." Jisoo memeluk Taehyung dan membiarkan Taehyung menenangkan dirinya dulu.
KAMU SEDANG MEMBACA
SEA - [END]
FanfictionSetelah kecelakaan yang menimpa kedua orangtua Kim, Jin, Taehyung, dan Namjoon yang membuat mereka menjadi hidup bertiga dan Jin selaku yang tertua harus bertanggung jawab pada kedua adiknya. seperti laut yang berombak cobaan dan harapan datang dan...
![SEA - [END]](https://img.wattpad.com/cover/228624952-64-k685816.jpg)