Chapter 7 : The Investigation
Siang ini pemakaman Sehun berlangsung. Luhan, kakak Sehun tak hentinya menangisi makam adiknya. Ayah Sehun merangkul istrinya yang lemas karena menangis. Junmyun dan Kai ikut hadir ke pemakaman. Youngjae, Daehyun, Himchan, Jongup, dan Junhong turut serta mengantar sahabat mereka untuk terakhir kalinya.
Kini pemakaman telah usai. Hanya tinggal Luhan yang masih setia menangisi tanah yang masih basah tersebut. Isakan pilu terdengar parau keluar dari bibir pemuda manis itu.
“Hannie-hyung.” Luhan menoleh.Youngjae langsung memeluknya.
“aku turut menyesal, hyung.” Youngjae mengelus punggung Luhan. dapat ia rasakan kemejanya basah akibat airmata Luhan.
“Se-sehun, Sehun akan kembali, ‘kan?” Luhan bertanya parau, “ini hanya jebakan ‘kan? Ia mencoba mengerjaiku ‘kan?”
“hyung,” Youngjae bercicit, “terima kenyataan hyung. Sehun sudah pergi.”
Luhan mendorong dada Youngjae kasar hingga pemuda yang lebih muda itu terjatuh.
“BOHONG! KAU BOHONG KAN YOUNGJAE?! KATAKAN PADAKU INI HANYA LELUCON! Katakan... kumohon.” Air mata kembali mendesak keluar dari mata indah Luhan.
“Hyung,”
“Ini tidak lucu! Oh Sehun, cukup! Keluarlah! Ini sungguh tidak lucu, cadel!” Luhan terus menepis tangan Youngjae yang mencoba meraihnya kedalam dekapannya.
“hyung, kumohon jangan begini.” Youngjae menatap tepat di mata Luhan.
“Youngjae, kumohon... kenapa Sehun meninggal dengan kepala terpisah? Apa ia berbuat jahat?” Luhan bertanya dengan wajah kusutnya.
Youngjae menggigit bibir bawahnya, “tidak hyung! Sehun lah korbannya. Ia orang yang baik. Karena terlalu baik seseorang menjadi sirik.” Youngjae menangis lagi.
Hening sesaat, hanya diisi oleh isakan kedua pemuda itu. “hyung,” ujar Youngjae setelah hening beberapa saat, “besok, aku akan pindah. Aku akan tinggal bersama sepupuku.”
“tidak!” Luhan mencengkram kerah kemeja Youngjae, “setelah Sehun pergi lantas kau menjauhi ku? Ingin pergi dariku juga?”
Youngjae dan Luhan meringsut di depan makan Sehun. Air mata membanjiri wajah keduanya.
“hyung,”
“kumohon, Jangan tinggalkan aku.” Setelah itu Luhan mengecup bibir Youngjae.
XxxXxxX
Youngjae merebahkan tubuhnya di sebelah Himchan. Handuknya masih dibiarkan menggantung di lehernya. Youngjae sudah resmi pindah ke apartement Himchan dan berbagi ranjang dengan Himchan. Setelah sebelumnya ia di paksa Luhan dan Eomonim untuk tetap tinggal. Namun ia sudah menetapkan hatinya untuk bersama Himchan –menyelidiki pembunuh Sehun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Who? (7X)
FanfictionB.A.P Fanfict Suatu hari Himchan mendapat telepon dari orang asing. Identitas orang itu tidak diketahui. Orang itu dengan seenaknya mengklaim Himchan sebagai miliknya. Tanpa ada namja yang boleh mendekati Himchan. Himchan mengabaikannya. Dan saat it...
