dedaunan kering pun terbang
diiringi dinginnya angin sepoi sepoi
kala itu cuaca sedang tak stabil
memori ingatan pun musnah
sosoknya membawa perubahansuara rintikan hujan terdengar
petir pun keluar dari balik kegelapan
wahai dunia,
tak satupun orang mengenalinyadiri ini dalam masa sendiri
kala diri ini tak mampu bangkit
keterpurukkan selalu menghantui
menyiksa diri ini
begitu kejamnya rasamukini diri sudah sadar
perlakuan yang tak pantas di tunjukkan
benar,
sangat kecewa sudah pernah kenalduhai tuhan
ada apa dengan ini semua
mengapa sosok itu kejam
angkuh tak mau tau
kemudian hilang
sampai diri ini tak mampu mengingatnya kembali- seorang di pojok sana
- aleaaf sendiri

KAMU SEDANG MEMBACA
Tak Sempat untuk Ter-Ucap
Poesíabegitu banyak kata di dalam batin semua sama, yang berbeda hanya manusianya