*impian adalah bagian dalam diri kita yang akan diwujudkan dengan kesuksesan yang ada*
🎀mengejarhaluan🎀
Senja pagi begitu indah.hari yang ku nanti nanti kan sudah tiba.kini ku sudah menjadi anak SMA dan saat ini nazreen belajar dan menuntut ilmu diSMA Taruna Nusantara,sekolah itu adalah sekolah terelit,aku sekolah disana karena terbantu oleh adik mamah ku yang kerja diinggris,yang ingin sekali mengurusku dan menjadi ayah angkatku.dia adalah orang yang sering membantu aku jika aku membutuhkan uang.
"nazreen.."teriak brichia anak terpopuler dan terkenal.
"Brichia,wahhh aku bakalan belajar bareng nih sama brichia.bisnyontek dong"dengan senyumku yang terukir diwajahnya.
Nazreen langsung menghampirinya,mereka berpelukan karena sudah sekian lama tidak bertemu dirinya semenjak dia pergi liburan.
"Ehkkk areen kan?aduhhh,aku kangen banget sama kamu.lagian aku jarang main kerumah gara gara banyak urusan"kata sosok perempuan yang hijabnya terulur hingga melewati telapak tangan dan itupun juga sama dengan nazreen. Brichia mendekapku dengan kuat.mungkin efek terlalu rindu.
"Ihkkk,brichia jangan pake otot dong peluknya aku sesek nafas nih.malu juga diliatin orang kan"saat mereka menjadi bahan perhatian orang orang disekolah,brichia langsung melepaskan pelukannya yang sangat kuat.
"Maaf deh,karena efek rindu ku jadi gini deh"sambil tersenyum memperlihatkan gigi nya yang gingsul.
"Masya allah areen kamu sekarang beda ya,dulu kamu itu masih lalai pake kerudung nya"ucapan sembari
Memegang bahu kepalau yang tertutupi khimar."Alhamdulillah bri..kita kekelas sekarang yukkk,takut keburu pak doffie masuk"
Mereka pun langsung berbalik kearah belakang.pas mereka masuk kearah ruangan murid murid menyapa brichia dengan murni,dan saat itu pula ada murid yang bernama ginar menghampiri brichia untuk meminta tanda tangan,brichia malah mengabaikannya dan masuk kekelas.mereka duduk dengan tenang dan menceritakan tentang gimana menjadi artis.
"Gimana sih jadi artis?pasti banyak vans yah bahkan disudut sudut ruangan tadi banyak orang yang menyapa kamu,aku jadi pengen deh"
"Yah seru sih,aku sih kalau banyak vans allhandulillah tapi mending aku abaikan aja mereka ngapain punya banyak vans gak guna juga."ucapan yang begitu rela dan miris.
"Entah kenapa akhir akhir ini,sikap dan tingkah ku serasa ada yang ganjil.padahal baru beberapa hari,apa pengaruh dari penampilan ku kayak gini"batin nazreen sembari membenarkan perkataan mamah dan bapak nazreen.
"Yahhh syukur alhamdulillah kalo gitu.benar juga kata mamah kamu waktu itu kalo akhlak berubah seiring perjalanan waktu,sedangkan berhijab syar'i adalah kewajiban"ingatan brichia kepada nazreen.
"Ingat gak kamu pernah bilang,jika seorang wanita menutupi auratnya sebagai mana mestinya,perlahan akhlaknya akan berubah juga insyaallah"senyuman lisung dipipinya.
"Bisa aja"
"Aku pikir perubahan yang berbanding terbaik dengan diriku,yah mungkin bisa dikatakan memiliki dua kepribadian akan tetapi sikap sama dengan yang dulu baperan,suka ngekhayal pokoknya kekanak kanakan deh.tidak mungkin kan imajinasiku yang terlalu tinggi."
"Kan bisa diperbaiki lagi untuk bersikap dewasa"
"Aku hanya bisa menekan imajinasi itu,andaikan imajinasiku dibuatkan kedalam novel"sembari mengkhayal yang tidak mungkin akan terjadi.
"Alhamdulillah jika seperti itu.nanti mamah dan bapakmu senang jika anak nya sudah hijrah seperti ini" lanjut brichia hingga nazreen kembali memfokuskan diri pada tujuan awalnya sebelum hijrah.
"Tapi...ke..kepalaku kok tiba tiba sakit?a..apa yang terjadi?tiba tiba sesuatu yang aneh terlintas dibayang ku.seorang lelaki yang.."ucapan nazreen yang begutu halu.
"Astagfirullah,areenn..jangan lebay deh"perkataan brichia dengan menepak bahu nazreen.
"Astagfirullah maafin saya"istigfar nazreen,ucapan denagn nada lemah dan masih diposisi menatap kepapan tulis dan memegang kepala nya yang bertambah sakit.batinnya yang mendadak merasa takut.mereka terlihat seperti lekaki yang kayaknya datang dari syurga.
Nazreen tudak berhenti mengkhayal
Sampai sampai brichia mencubit tangan nazreen dan nazreen pun tersadar.
"Apaan sih,pake cubit cubit tangan aku sakit tau"kesadaran nazreen karena dicubit kecil kecil dengan brichia.
"Yah maaf,lagian kamu ngekhayal trus sih"sembari senyuman termiris miris.
"Hmmm sakit tau"usapan tangannya ketangan yang dicubit brichia tadi.
"Lain kali serius yah belajarnya,kalau enggak nanti aku cubit lagi"sembari ketawa kenceng brichia.
"Jangan dong.lagian ini kan yng terakhir kalinya"jetakutan nazreen yang terlalu baper.
Pak doffie pun masuk kekelas dan nazreen sudah sadarkan diri.pak doffie mengajarkan tentang hijrah karena dia memegang mata pelajaran PAI.
"Pak doffie udah nasuk tuh.serius yah belajarnya jangan ralat lagi"
"Iyah iyah"
Akhirnya pun nazreen belajar dengan serius dan tidak terpaku dengan khayalan tadi.
***
Maaf kalau canggung dan gak nyabung soalnya masih permualaan😉.jika suka kasih vote yah jika ada salah coment aja.
Maaf jika ada typo typonya.Auliaima814
Imaaulia23

KAMU SEDANG MEMBACA
mengejar haluan
Teen FictionIni hanya sebuah cerita fiktif yang hanya mengimpirasikan sebuah hayalan. Jika ada nama yang sama,mohon dimengerti 🙏🙏😊