Bagi Kushina werewolf hanya ada di mitos-mitos. Ia sangat tidak mempercayainya, bahkan bila sahabatnya menceritakan tentang werewolf Kushina hanya akan tertawa.
Namun bagaimana jika salah satu sahabatnya itu seorang werewolf dan bagaimana bisa Kushi...
Pertanyaan Minato hanya angin lalu bagi Kushina. Ia terjebak dalam pikirannya sendiri, ia bahkan sampai meragukan dirinya sendiri. Apakah ia manusia atau sama seperti makhluk yang ada dihadapannya?
Ketika Kushina sedang berkelut dengan dirinya Minato merasakan aura jahat. Ia dan serigala Jiraiya langsung menegakkan tubuhnya, hingga akhirnya si pria pemilik aura jahat tersebut Obito menampakan dirinya.
Obito, pria yang sama yang mendatangi Minato dimalam Kushina datang. Kushina yang merasakan aura yang tidak nyaman langsung merapatkan diri ke balik punggung Minato.
"Akhirnya kau memberitahu ia," tenang namun bukan berarti menenangkan. Itulah Obito dimata Minato. Ia adalah laki-laki yang selalu memakai topeng berwarna jingga, tak pernah ada yang tahu bagaimana wajah aslinya. Meskipun ia sedang bertransformasi.
"Nah jadi cepat serahkan gadis itu!"
Serigala Jiraiya semakin menunjukkan taringnya, apalagi setelah beberapa kawanan serigala mengepung mereka. Seolah memiliki telepati Minato menganggukkan kepala dan serigala Jiraiya mengibaskan ekornya lebih cepat.
"Dengar Kushina. Ketika aku menghitung sampai tiga, kita lari bersama-sama dengan cepat," cengkraman Minato pada Kushina semakin kencang. "Satu, dua, tiga. Lari kushina!"
Serigala Jiraiya melompat untuk membunuh serigala yang menghadang Minato dan Kushina. Serigala Jiraiya mampu mengulur waktu hingga Minato dan Kushina setidaknya berlari cukup jauh dari kuil bulan. Ketika mereka memasuki wilayah hutan yang lebat Minato membawa Kushina kebalik pohon besar.
"Kushina diam disini, aku akan bertransformasi dan kau naiklah ke punggungku. Ikuti saja perintah ku!" tegas Minato.
Maka untuk ketiga kalinya Kushina melihat seseorang mengubah dirinya menjadi hewan buas yang liar. Serigala Minato, lebih besar dengan mata yang juga sangat tajam. Hewan itu berjalan mendekati Kushina dan mulai merendahkan tubuhnya. Agak sedikit lama namun pada akhirnya Kushina naik juga kepunggung Serigala Minato.
Untunglah Jiraiya dapat menahan para kawanan serigala dengan sangat lama, hingga Minato dan Kushina bisa pergi sangat jauh dari kuil bulan.
🌙🌙🌙
Serigala Minato semakin masuk kedalam perumahan, Kushina bingung kenapa Minato membawanya ke sebuah perumahan? Bukankah akan sangat mencolok bagi Minato yang sedang dalam bentuk serigala datang keperumahan.
Namun ketika matanya tak sengaja melihat sebuah lambang yang familiar, akhirnya ia sadar ia bukan di perumahan biasa.
Ia berada di perumahan Uchiha. Keluarga terpandang di Konoha. Semakin dekat dengan sebuah rumah Kushina semakin dapat melihat seseorang yang sedang berdiri diam didekat pintu garasi.
"Kau selalu saja menyusahkan Minato," Fugaku. Orang yang berdiri diam tersebut. "Kau baik-baik saja Kushina?"
Kushina mengangguk saja ia sudah turun dari punggung Minato. Ia masih dalam keadaan yang tidak ia pahami. Fugaku, bagaimana bisa Fugaku bersikap biasa saja pada Serigala Minato?
"Pakainmu sudah ada didalam. Cepatlah berubah, bukankah banyak hal yang harus dibicarakan?" Minato akhirnya memasuki garasi mobil. Tak butuh waktu lima menit, Minato sudah menjadi manusia lagi dan memakai pakaian manusia.
"Sebaiknya kita bicara didalam saja. Dan Kushina kau sudah siap mendengar sebuah dongeng?"
Kushina menelan ludah, mendengar Fugaku berkata bahwa ia akan mendengar sebuah dongeng. Malah membuat Kushina semakin takut. Ia takut mendengar siapa dirinya yang sebenarnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.