Setelah insiden mamalukan kemarin Vita memutuskan untuk refreshing bersama teman temannya, alias kabur.
Pagi hari...
Para santriwati berangkat ke sekolah, madrasah mualimat tempat Vita dkk menimba ilmu setiap hari.
Tapi tidak hari ini, mereka memang berangkat sekolah dengan seragam dan seperti biasa, tapi mereka berhenti pada suatu musholla berganti pakaian, pergi menggunakan grab daaan...mulailah petualangan kabur dengan bahagiaa~Pertama Tama mereka pergi ke Linggar jati, bercanda dan mengobrol sambil membeli jus,ke tempat karaoke sambil makan" es crime.
Tiba tiba Gus royyan mengechat .
"Assalamualakun dek Vita Lagi di mana?""Waalaikumsalam mas, ini lagi kabur ke Linggar jati he..he.." jawab Vita apa adanya.
"Lohh...dek vita nakal ternyata🤭"
"Tapi ga papa, nanti biar aku yang didik biar jadi lebih baik"
"Tak vc ya? Dek vit""Nggih mas" Vita pun menerima video call dari Gus royyan.
"Ehh...tak samperin ke sana ya? Jangan pergi dulu"
"Mboten usah, mas mau ngapain juga?"elak Vita, ia jadi sangat Canggung dan malu.
"Nggak ngapa-ngapain, cuma mau liatin kamu" gombalan maut itu berhasil membuat Vita berbunga bunga.
tak lama kemudian what's app Gus royyan off, Vita sudah berdebar-debar apakah Gus royyan benar benar akan menemui nya.
Ting
"Dek vit, aku sudah di depan" jantung Vita rasanya mau copot karena terkejut, ia tak menyangka kalau Gus royyan benar benar akan datang ke sini, lalu seraya ia berjalan gugup menuju pintu keluar, dan benar saja Gus royyan benar benar sudah menunggunya di depan, menggunakan setelan kemeja hitam dan bersarung terlihat sangat tampan. Sungguh pemandangan yang sangat indah bagi Vita.
Mereka tak melakukan apapun, hanya saling pandang dan sedikit mengobrol."Assalamualaikum dek vita yang cantik, gimana suka nggak sama hadiah nya kemarin?" Gus royyan mengawali percakapan.
"Nggih mas, aku suka, itu beneran buat saya mas?"
"Iya lah dek Vita, hp itu buat kamu cuma buat ngechat aku" Vita semakin berdebar debar, mendengar jawaban Gus royyan yan Sangat manis.
"Emm...kita foto yuk dek vit? Biar aku punya foto kamu" ajak Gus royyan yang lalu di jawab anggukan oleh vita, tapi sialnya ia salah membawa hp Wardah bukan hp pemberian Gus royyan.
Tapi Gus royyan tak terlalu memperhatikan hp itu karena hanya Vita lah yang menjadi pusat perhatian nya."Sudah ya dek vit, Aku pamit ya?, aku kesini kan cuma buat ngeliat kamu, assalamualaikum"akhirnya.. sambil berkedip nakal pada Vita.
"Waalaikumsalam" Vita masih melihat punggung Gus royyan meninggal kan Nya dengan berharap agar ia bisa bersama seseorang yang sangat perhatian seperti Gus royyan selamanya.
Vita pun kembali ke tempat teman temannya berkumpul.
"Vit! Ngapain kamu tiba-tiba keluar sambil bawa hp ku? Senyum senyum lagi?" Tanya Wardah penuh selidik.
Vita tak menjawab secara langsung dan hanya menunjukkan fotonya tadi ke Wardah dan bilqies.
Mereka berdua tentu saja terkejut. Dan malah segera menggoda Vita dengan mencie cie ria."Ehh vit.. War.. gimana kalau kita ke bioskop! Ada film horor terbaru" ajak Bilqies
"Ohh iya aku tau, rasuk itu kan iya tu katanya seru" celetuk Wardah
Merekapun menuju bioskop membeli tiket, tapi karena antrian panjang tak kunjung selesai mereka memutuskan untuk menuju ke tempat karaoke terlebih dahulu.
Setelah lelah berkeliling Keling Linggar jati dan juga sudah malam, merekapun menuju masjid agung untuk beristirahat."War...war...kamu dah tidur?"tanya Vita memecah keheningan
"Belum vit...gak bisa tidur aku" jawab Wardah.
"Iya ini dingin banget" celetuk bilqies yang juga ternyata belum tidur."Ayo ke alun-alun dulu yuk.. jalan jalan lagi mumpung lagi di luar ini" ajak Vita
mereka jalan jalan di alun alun Jombang, Sampai aroma nasi bebek pinggir jalan yang menggoda iman dan membuat mereka berhenti untuk makan malam di sana."Mas nasi bebeknya 3, es teh nya 3 ya mas" ucap Wardah memesan.
Mereka pun menunggu sampai mas mas penjual memberikan 2 piring nasi bebek."Loh kok cuma 2 mas" ucap Vita karena ia tak kebagian.
"Loh kan mbaknya nggak ikut pesen tadi." Kurang ajar.. ternyata mas mas nasi bebek nya suka nggodain, batin Vita.
Akhirnya mas itu tadi memberi nasi bebek dan es teh."Mbak kalo es nya kurang manis bilang ya..tapi kalo masih kurang manis kamu ngaca aja" mas mas penjual nasi bebek itu masih menggombali vita, lalu akhir nya memberikan es teh.
Setelah puas makan plus gombalan gratis, mereka pun berfoto-foto di sekitar alun-alun.
"Nakal itu butuh usaha, jadi hargailah kenakalan santri,nakalnya santri itu barokah" mendadak bilqies jadi puitis.
Sejurus teman teman nya menyauti, eaaa'.Pukul 02.12 mereka kembali ke masjid dan tetap berusaha tidur walau gemetar kedinginan.
#Di sekolah...
"Eh..vit kemarin kenapa gak masuk?" Tanya seseorang ketika mereka sudah kembali ke sekolah keesokan paginya." Bukannya sudah ada surat ijin nya ya?"
Ucap Vita ke temannya tersebut."Itu.. kemarin agak nggak enak badan" ucap Vita asal.
Mereka pun kembali ke tempat duduk masing masing."Memang kamu beneran sakit vit?" Tanya teman yang sebangku dengan vita.
Vita menggeleng dan menceritakan semu yang terjadi kemarin kepada mega,dan nisa' teman sebangkunya itu."Untung aja gak ketahuan"ucap Mega terlihat lega.
Pip
terlihat di layar satu pemberitahuan, "Gus kafa mengikuti akun anda"
Deg.
"Bukankah Gus kafa itu yang kemarin aku kasih kursi, kok tau ig ku sih..." Vita masih bingung...antara malu dan bingung akan ngefollback atau tidak, tapi akhirnya ia menekankan follback.
"Siapa?"tanya Mega dengan suara pelan
" Bukan siapa siapa" elak nya. Belum saatnya menceritakan ini ke siapapun. Batin vita.#di pondok
Mereka masih aman ketika di sekolah sampai kembali ke pondok...,
Pulang sekolah, mereka langsung berjama'ah dhuhur, dan langsung terlelap kecapek an akibat semalam. saat mereka tertidur pulas ... hp Wardah berbunyi."SUARA APA ITU?" Ucap salah seorang anggota pengurus keamanan yang sedang mengepung mereka. Mereka terbangun dan terkejut ketika melihat sudah banyak pengurus dengan tatapan menakutkan.
"A..anu..itu...bukan.." Wardah gelagapan menjawab, mau bagaimana pun mereka sudah tertangkap basah dan tak bisa mengelak, ia juga salah karena lupa tak mematikan handphone nya.
"BUKAN GIMANA! SUDAH JELAS ITU HP! MANA SINI!" Pengurus itu geram dengan Wardah yang masih berusaha mengelak.
Pasrah Wardah pun menyerahkan hpnya."APA SANDI NYA?"
"Ng..ngak tau mbak..."
"NGAK TAU NGGAK TAU EMANG INI PUNYA SIAPA LAGI!!!" Tak sabar lagi menghadapi gadis ini, tentu saja Wardah langsung kaget, ketakutan dan hanya bisa menunduk menuruti perintah pengurus keamanan.
Para pengurus itu pergi meninggalkan mereka bertiga masih dalam keadaan kaget dan syok, entah kenapa semua terjadi begitu cepat.
Sementara Wardah menjambak rambut nya frustasi, kesal sekesalkesalnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ikhtiar Dua Cinta
Romansasemua wanita pasti ingin mendapatkan cinta.... tapi sayangnya tak semua lelaki paham dan menghargai perasaan itu.. kadang mereka hanya menorehkan luka mendalam yang tak bisa terlupakan, kadang ketika hati ini telah tertambat dan berharap dengan seg...