Heran sama orang yang suka ganti-ganti pacar, gue aja punya mantan satu move on nya setengah mati, dan gue gampang banget memaafkan kesalahannya dia, duh gaenak banget jadi orang gaenakan
Dan ini lah kisah pacaran pertama kali gue sama fuckboy
asli...
dengan gobloknya gue malah ngeladenin faldi, hal tergoblok yang bakal suatu saat bakal gue sesali nanti, dan akhirnya gua menahan diri agar tidak terlalu terlihat terbuka kembali padanya.
###
[author POV]
masih dalam suasana tongkrongan faldi dan kawan-kawannya, raka yang duduk di sebelah faldi memperhatikan faldi yang sedari tadi tersenyum-senyum sendiri.
"ngapain lu senyum sendiri" ucap raka sambil menyenggol bahu faldi
raka mencoba mengintip ponsel faldi dan tertera nama viera di situ, raka langsung tersenyum kecil lalu memalingkan wajahnya untuk mengontrol wajah nya.
"dih kenapa mau tau banget lu rak, serem anjg lu, lu gak homo kan sama gue"
"gila lu fal, ya enggak lah" ucap raka sambil mengelus rambut faldi, sambil mengedipkan sebelah matanya lalu tersenyum kecil pada faldi
"fix lu udah belok sih ini rak, goblok lu" faldi menjauhkan diri dari raka, lalu berdiri meninggalkan raka.
tetapi tangan raka dengan cepat mengambil tangan faldi dan sekali lagi raka mengedipkan sebelah matanya.
"ih dah waras nih anak" faldi pergi sambil menggelengkan kepalanya lalu menatap sinis raka
"lu ngapa sih rak" tanya rendy
"bercanda doang ajg, kan gua udah bilang, btw di antara lu semua ada yang punya nomer nya viera ga?"
"angga sih kayanya pernah di chat viera" ucap rendy
"dimana tuh org sekarang?" tanya raka
"gatau lah, emg gue bapaknya"
lalu mereka semua seperti biasanya kembali fokus pada ponsel nya masing-masing, lalu bermain game, merokok dan hal-hal lainnya yang bisa di lakukan di tongkrongan.
setelah beberapa lama faldi memutuskan untuk pergi balik ke rumah nya meninggalkan teman-temannya.
"gua balik" ucap faldi sambil menyodorkan tangan di kepal, tanda untuk berpisah.
"belum malem ini jir, mau ngapain lu" tanya arga
"mau tau banget lagi lu" ucap faldi
"biasa mau col* kan" sahut rendy
"goblok, udah gua cabut" faldi meninggalkan teman-temannya menuju ke motor nya lalu menyalakan dan langsung mengegas melaju pergi.
###
di posisi viera, viera belum cerita sama sekali pada teman-temannya kalau, dia dan faldi sudah tidak dalam sebuah hubungan.
viera menutup wajahnya dengan bantal lalu berteriak dengan sekeras-kerasnya, sampai viera merasa lega.
"heh kerasukan apaan lu" teriak abangnya yang berada di sebelah kamar viera
"bacoootttt" balas viera
"berisik woi" teriak bang kevin yang letak kamarnya di depan kamar viera
'ting'
notifikasi dari ponsel viera berbunyi, viera yang sedang menutup wajahnya langsung bergegas mengecek ponsel.
Rifaldi duh sifat lu gak pernah berubah ya
Vira hmm iya fal
Rifaldi udah nemu yang baru ya?
Vira ha apaansi engga
'duhh geli bgt yaampun gatahan gue' batin viera
Rifaldi cari yang baru dong, biar bisa move on dari gue
Vira hahaha mana bisa
lalu mereka mengobrol seperti biasanya, lalu sampai tiba-tiba faldi me-call dan viera mengangkat call dari faldi, dan faldi membuka pertanyaan yang membuat viera shock.
"vir, mau gak lu balikan sama gua" faldi
"hah?" viera
"ya kalau gamau ya gpp ga maksa juga sih" faldi
"cuman pengen membuka lembaran baru aja sama lu" faldi
viera hanya diam termenung, dengan mata melotot
"hapus chat kita yang dulu, kita mulai dari awal. gmn?" faldi
'mana bisa anjrt gua diluar keliatan tegar, dalem nya luluh bgt anjg woi vir gila lu, lu bakal menyesali ini vir' batin viera
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
###
pagi hari datang faldi berangkat ke sekolah pagi-pagi sekali, yakin pasti itu ada maunya dan benar saja pagi sampai di sekolah faldi menyalin PR milik temannya. dan juga faldi sambil bercanda-canda dengan teman-teman perempuan nya yaitu april dan kawannya.
di sisi lain viera telat berangkat ke sekolah dan dengan kesalnya bang rafli ninggalin viera, viera dengan panik turun dari lantai 2 dan melihat mama dan papa nya asik menonton tv.
sedangkan bang kevin dengan asik nya makan sendiri orang-orang di rumah ini seakan melupakan viera.
"bangg anterin, ayo" viera menarik lengan bang kevin
"lah" bang kevin berdiri lalu mengambil kunci mobil
"mah pah aku berangkat" viera salim ke orangtuanya dengan asal lalu pergi ke luar rumah.
###
haii!! makasih banget yang udah nungguin aku up lagi, sayang bgt sama kalian 😭💙 dan juga makasih banget yang udah komen aku seneng banget ada yang komen 💙💙
banyakin lagi komen nya yukk seneng banget liat respon kalian luvv banget semuanya