Kembali Seperti Sedia Kala

5 0 0
                                        

Pagi hari terdengar kicauan burung membangunkan Candra dari tidur lelapnya. Ia meraba kasurnya yang kini terasa lengang Citra sudah tidak lagi terbaring di sisinya entah sejak kapan.

Pagi itu terdengar kabar bahwa operasi siap dilaksanakan namun tak ada tanda kehadiran Citra hingga ia memasuki ruang operasi. Suntikan bius menghilangkan kesadarannya beberapa waktu.

Saat sadar kembali matanya terbalut perban. Disekelilingnya terdengar suara dokter yang menanyakan kondisinya serta suara wanita yang tak asing ditelinganya namun bukan suara ceria citra yang penuh semangat melainkan suara Renata, wanita yang telah lama tidak diketahui kabarnya sejak meninggalkannya dulu kini kembali berada disisinya menantikan perban yang dilepas perlahan dari mata candra.

Beberapa hari berlalu. Sampai saat ini Candra masih menantikan kehadiran Citra yang bayangannya sudah tak terlihat lagi dan suara celotehannya tak pernah terdengar lagi sejak malam itu. Ia seakan menghilang ditelan bumi.

Semua benar-benar kembali seperti sedia kala sesuai janji Citra padanya. Matanya kini sudah bisa melihat lagi dengan jelas. Renata telah kembali disisinya. Tapi ada satu hal yang terasa hilang di relung hati yang paling dalam, membuat Candra sering termenung diam tenggelam dalam pikirannya yang berkabut.

Sosok citra benar-benar hilang seakan terhapus dari dunia. Satu hal yang baru disadari Candra, ia tak tahu apapun mengenai Citra kecuali nama dan wajah yang mulai samar diingatannya. Semua orang yang ia tanyai mengenai keberadaan gadis itu seakan tak mengerti apa yang ia maksud. Mereka mengatakan bahwa mungkin ia bermimpi panjang saat melewati masa koma akibat kecelakaan hari itu.

Candra tidak percaya ia benar-benar merasa ada sesuatu yang aneh namun ia tidak bisa menemukan jejak citra sama sekali bagaimanapun caranya.

Bunga, ia ingat Citra suka membawakan bunga untuk dirinya sambil menceritakan makna dari tiap bunga tersebut. Ia mengedarkan pandangannya pada sekeliling ruangan dan menemukan setangkai bunga yang telah layu pada sebuah vas. Bunga berwarna putih dengan corak garis berwarna merah yang mengitari ujung kelopak terluarnya.

“Kamu tahu gak siapa yang ngasih bunga itu?” tanya Candra pada Renata.

Renata menghindari pandangan mata Candra dan menjawab, “oh itu aku yang taruh divas pas kamu koma.”

“Kamu tahu itu bunga apa?” Candra menilik setiap reaksi yang tergurat diwajah Renata.

“Ah aku lupa namanya, aku cuma sembarang beli karna cantik.” Renata menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

“Kamu tahu bunga itu artinya apa?” Candra menatap curiga pada gelagat aneh yang dilakukan gadis itu.

“Emm katanya itu cocok buat jenguk orang sakit,” jawab Renata mengerutkan dahinya antara mencoba mengingat atau menerkanya.

“Kamu yakin?” tanya Candra yang tampak tak percaya.

“Kenapa? Apa ada yang salah sama bunganya?” Renata yang terus mendapatkan sejumlah pertanyaan berbalik menanyakannya pada Candra yang dijawab gelengan kepala singkat.

Hari bergulir dengan lambat. Candra kembali bernyanyi di sebuah cafe bukan senandung lagu romantis seperti biasa, hari ini ia melantunkan sebuah lagu sedih berharap rasa rindunya dapat tersampaikan pada Citra. Matanya menyusuri seisi ruang cafe selama pertunjukan, mencari-cari sosok Citra diantara para pelanggan yang datang.

Setiap kali menatap hujan yang turun dari langit, ingatannya kembali mengenang pertemuan pertama antara dirinya dengan Citra. Rasa hampa mencuat dari dalam dirinya bersama rasa bersalah dan sesal tiap mengingat momen kebersamaan singkat mereka.

Sejak kecelakaan itu hubungan Candra dan Renata semakin merenggang, sering kali mereka mendebatkan hal-hal kecil. Puncaknya saat Candra yang berkunjung ke sebuah toko bunga untuk membelikan bunga sebagai permintaan maafnya. Saat menelusuri tiap sudut toko bunga Candra menemukan bunga yang persis seperti bunga terakhir yang ia lihat di rumah sakit. Bunga dengan kelopak yang memiliki dua warna, bunga itu bernama anyelir. Berdasarkan keterangan sang penjual, bunga tersebut menyimbolkan penolakan dengan makna 'Maaf saya tidak bisa bersamamu, tetapi saya ingin'.

Candra yang mendengar penjelasan itu segera menemui Renata dan meminta penjelasan dari wanita yang sampai detik ini masih berstatus kekasihnya.

Arti bunga yang sama sekali tidak cocok untuk diberikan pada orang yang sakit. Bunga dengan makna penolakan. Candra melemparkan rangkaian bunga anyelir dua warna yang ia beli kehadapan Renata.

“Kamu yakin kamu yang taruh bunga itu? Apa kamu tau arti bunga itu!” Bentak Candra frustasi.

“Aku beneran gak mau kamu ingat sama cewek itu lagi. Aku cuma memenuhi permintaan dia yang bilang bakal menghilang setelah donorin matanya ke kamu.” Renata yang tertangkap basah berbohong mulai membeberkan kebenaran yang ia sembunyikan.

Candra mencengkram kedua sisi tubuh renata dan mengguncangnya.“Apa maksud kamu?” tanya Candra meminta penjelasan lebih. 

Renata memejam matanya sesaat. “Maafin aku. Seharusnya aku gak ikutin kemauan dia dari awal.”

“Dia datangin aku sesudah putusin kamu hari itu. Dia tiap hari datang dan memohon sama aku biar balikan lagi sama kamu. Dia jelasin rencananya buat donorin matanya ke kamu dengan syarat dia mau minta waktu beberapa bulan bareng kamu dan setelah itu dia bakal pergi menghilang tanpa ganggu hubungan kita lagi.”

“Aku sudah coba buat menolak ide gila dia tapi dia sampai bersujud sama aku. Terakhir kali dia hubungin aku lewat pesan singkat yang isinya minta aku datang ke rumah sakit dihari operasi transplantasi kornea mata dia ke kamu. Aku juga sudah coba buat nyari dia tapi gak berhasil. Dia cuma ninggalin surat ini. Maaf sudah bohongin kamu dan sembunyiin surat dari dia. Itu aku lakuin karena aku cemburu, kamu berubah sejak kenal dia, sekarang kamu lebih sering melamun ketimbang dengerin omongan aku. Kamu sibuk mencari keberadaan dia biarpun aku jelasin kalau dia cuma khayalan yang gak nyata. Kamu bukan Candra yang aku kenal lagi, kamu berubah.” Diakhir penjelasan panjang lebarnya, mata Renata meneteskan segaris air mata menyadari akhir dari hubungan mereka berdua yang tidak akan bisa kembali bersama lagi setelah pertengkaran ini.

Rainy Day (complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang