sasunaru
yaoi
mpreg
CERITA INI HANYA KARANGAN PENULIS, BILA ADA KESAMAAN CERITA DAN WATAK KARAKTER MAKA ITU HANYA KEBETULAN!
PERINGATAN INI YAOI!!
“orang jahat?”
bagian 2
malam dingin di bulan desember, Naruto melangkahkan kakinya dengan pelan sembari menikmati suasana tenang di trotoar jalan dekat taman kota, hilir mudik orang menyalip langkahnya yang begitu lambat namun tidak dirinya hiraukan.
sesekali tangan gemetarnya mengelus lembut perutnya yang mulai membuncit itu, sebuah kursi taman dengan bahan besi berbentuk sangat khas telah menggugah hatinya untuk sedikit beristirahan diatasnya, kusi dengan kapasitas tak lebih dari tiga orang namun dirinya hanya duduk sendirian, sambil sesekali melirik setiap pejalan kaki yang sebagian besar selalu bersama teman, tidak seperti dirinya.
menaruh belanjaannya yang ternyata cukup berat diatas kursi yang dia duduki, lalu untuk kesekian kalinya menghela nafas pertanda lelah, empat bulan lamanya hidup dengan perjuangan yang begitu berat menurut Naruto, dengan dirinya yang begitu cengeng dan tidak terhitung sudah berapa kali dirinya menangisi nasipnya sendiri.
diawal masih dirinya sangka tangisnya akan semakin mereda seiring dirinya yang terbiasa dengan ini semua namun lelah tetap saja menjadi lelah kalau dirinya tidak pernah bisa beristirahan dengan tenang tanpa memikirkan darimana dirinya bisa mendapatkan biaya untuk persalinannya nanti.
bukan hanya soal dirinya yang dari awal sakit hati dengan penolakan, namun raganya juga sudah begitu lelah hanya untuk mengumpulkan uang. dia selalu berfikir tetang begitu kejamnya Sasuke kepadanya yang bukan hanya telah menolaknya mentah-mentah namun juga telah melukai darah dagingnya sendiri bahkan sebelum anak ini lahir ke dunia. seandainya…. seandainya saja Sasuke setidaknya memberikannya uang sebagai bentuk rasa bersalahnya, itu saja sudah sangat cukup bagi Naruto agar setidaknya dia tidak harus bekerja sekeras ini.
melirik jam ditangannya yang menunjukkan pukul satu dini hari dengan segera Naruto bangkit dari duduknya lalu tak lupa mengambil kembali belanjaan yang dirinya taruh diatas kursi tadi dan kembali melanjutkan perjalanan pulangnya yang tertunda.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
kemudian pagi menjelang dengan begitu cepat untuk Naruto, yang membuatnya hanya bisa tertidur tidak lebih dari enam jam lamanya. rutinitas paginya berjalan seperti biasa dengan dirinya yang menghabiskan begitu banyak waktu hanya untuk muntah-muntah di kamar mandi, namun ada yang sedikit berbeda hari ini karena nyatanya bukan hanya mual dan sakit kepala yang dia rasakan namun suhu tubuh Naruto begitu tinggi dengan rasa nyeri di perutnya.
dia sadar ini adalah batasnya, ini adalah batas dari tubuhnya untuk bisa bertahan namun nyatanya dia tetap keluar dari kontrakannya seperti biasa dan segera berangkat ke tempat kerjanya dengan tergesa-gesa.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
sampai di kantor Naruto segera mengganti pakaiannya dan melaksanakan pekerjaanya mulai dari mengepel lantai, membersihkan kaca dan melayani keinginan para pegawai disana. dengan keadaanya yang demam parah sekalipun tidak ada satupun dari orang disana, rekan kerjanya bahkan atasannya yang berbaik hati walau sekedar menanyakan keadaanya yang sangat jelas bibirnya sudah memucat dan tangannya yang begitu gemetaran.
ditambah pagi ini dirinya yang tidak sempat sarapan bahkan mekan siang karena waktunya yang sudah sangat terlambat agar sampai ke kantor tepat waktu, salahkan dirinya yang sangat lama dikamar mandi bahkan dua kali lipat lebih lama dari biasanya, entahlah Naruto sedikit curiga mungkin saja dirinya sempat pingsan tadi pagi di kamar mandinya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
orang jahat? || PDF
RomanceNaruto yang terpaksa berjuang sendirian agar tetap bisa bertahan dengan keadaan hamil setelah ayah dari janinnya menolak bertanggung jawab. Sasunaru, yaoi, mpreg. Info: sequel dalam bentuk PDF sudah tersedia, utk info silahkan buka halaman terakhir...
