Pagi ini Sabrina berangkat ke sekolah di antar oleh Theo abang kandung sekaligus abang kesayangan nya. Banyak orang mengira bahwa Theo adalah pasangan nya, karena Theo ikut turun dan mengantar Sabrina hingga gerbang sekolah. Bel berbunyi dan pertanda jam pelajaran pertama telah di mulai.
"Tadi yang anterin lo siapa?" Bisik Budi dari belakang Sabrina
"Kepo" balas Sabrina cuek
"Dihhhh" kesal Budi
"Udah diem gugem gue udah masuk tuh" potong Mika
"Gugem?" Tanya Sabrina
"Guru gemes, liat tuh ga senyum aja udah ganteng bangat woi" ujar Mika
"Biasa aja" jengah Sabrina
"Oke sekarang coba tolong kumpulin tugas yang saya berikan minggu lalu" ujar Sakha membuka kelas pagi ini yang kebetulan masuk kelas Sabrina
"Mampus gue" ujar Sabrina sambil menutup mulut nya dengan kedua telapak tangan nya
"Lo kenapa yet?" Tanya Mika
"Yet yet emang gue monyet" Kesal Sabrina
"Itu kenapa berisik" ujar Sakha menatap tajam ke arah Sabrina dan Sakha
"Mampus lo pada"bisik Budi dari belakang. Dan semua maju untuk mengumpulkan tugas catatan minggu kemaren.
"Jumlah nya 34 orang dan hari ini hadir semua. Tapi yang ngumpulin tugas cuma 33 orang satu lagi siapa?" Tanya Sakha semua diam
"Saya tanya sekali lagi yang belum ngumpul siapa" tanya Sakha kembali. Dan dengan pelan Sabrina mengangkat tangan nya
"Kenapa ga ngerjain tugas?" Tanya Sakha
"Hmmm lu-lupaa pak" balas Sabrina dan mendapat tatapan tajam dari Sakha semua murid tertunduk takut termasuk Sabrina
"Njir serem juga nih guru aneh kalau lagi marah" gumam Sabrina yang hanya didengar oleh nya
"Kamu ngomong apa?" Tanya Sakha yang telah ada di samping nya.
"Ngga pak, gapapa" balas Sabrina ketakutan. Dan pelajaran di lanjutkan hingga bel berbunyi pertanda pergantian pelajaran.
"Oke sekian untuk hari ini, Sabrina nanti jam istirahat datang ke ruangan saya" ujar Sakha mengakhir kelas pagi ini
"Nanti istirahat saya mau ke kantin dulu pak" potong Sabrina
"Terserah kalau mau nilai kamu merah di semester ini" ujar Sakha dan langsung melenggang pergi.
"Mampua gue, lo sih ga bilang ada tugas" kesal Sabrina pada Mika
"Lo ada nanya?" Balas Mika santai
"Ga sih" jawab Sabrina
"Hahaha salah lo yet" balas Mika sambil mengetuk kening Sabrina
"Duhhh, sakit bego" balas Sabrina. Setelah guru selanjutnya masuk dan beberapa saat kemudian berbunyi lah bel pertanda istirahat telah tiba.
"Akhirnya gue bisa makan kantin" ujar Budi setelah guru nya keluar
"Keren apa bego ya lo bud?" Tanya Sabrina
"Gimana-gimana?" Tanya Budi
"Makan kantin, yang ada makan di kantin bego" potong Mika
"Terserah lo deh, btw traktir gue yok na" ujar Budi sambil memperlihatkan puppy eyes nya
"Dih cantik lo" ujar Sabrina dan melenggang pergi.
"Ya ngga lah sab, gue kan cowo harusnya ganteng dong" jawab Budi dengan percaya diri.
"Makin ga beresa" ujar Sabrina dan langsung melenggang pergi

KAMU SEDANG MEMBACA
Sabrina & Sakha
Fiksi RemajaSabrina Evelyn Remy selalu di buat kesal oleh guru di sekolah. Tetapi di balik semua itu Abidzar Sakha Perwira diam diam menyukai sabrina muridnya sendiri. Abidzhar Sakha Perwira suka menganggu anak murid nya dan ternyata dia diam diam telah jatuh h...