[ Taennie local fan fiction. PG - 15 myb? idk, rate can change according to the story ]
Mengutip dari perkataan Nathan, katanya, mantan itu manis di ingatan.
Dan seorang Taehyung Dhananjaya kini percaya akan hal itu.
Mantannya, masih sangat pekat...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Selama berpacaran dengan Jennie, Taehyung selalu merasa Jennie akan tetap disisinya.
Seegois apapun Taehyung, sesibuk apapun Taehyung, secuek apapun Taehyung pada hubungan mereka. Gadisnya selalu memaklumi. Selalu mengerti. Selalu menanti. Hingga Taehyung lupa diri.
Lupa diri kalau sabar seseorang akan selalu ada limitnya. Pun dengan penantian, akan selalu ada hentinya.
Taehyung hanya.. terbiasa. Terbiasa dimaafkan dan terbiasa mengulangi.
He never thought he'd need her when he lost her.
Kalau ditanya, apa Taehyung cinta Jennie? Jawabannya adalah sangat. Taehyung sangat cinta Jennie. cinta sampai rasanya akan gila saat dengar kata putus yang keluar dari bibir Jennie kala itu.
Tidak. Taehyung tidak ingin putus. Rencana awalnya tidak seperti ini.
Bisa dibilang, Taehyung menyesal. Sangat. Ia ingin kembali. Kembali pada Jennie.
Namun.. bagaimana dengan Nayeon?
Taehyung juga tidak bisa menjauh darinya, tidak bisa meninggalkannya. dan Taehyung punya alasan.
"FUCK."
Terhitung sudah kali keempat Taehyung kembali mengacak surai kecoklatan miliknya. Ia kemudian menghembuskan napas kasar. Mengambil posisi duduk nyaman kemudian mengeluarkan ponsel untuk kirim pesan pada Jaehyun. Ajak bertemu.
Selesai kirim pesan pada Jaehyun, Taehyung mencari kontak Jennie lalu menekan icon mic yang tertera dipojok kanan bawah ruang obrolan.
"Cinta kamu Jen. Sangat. Gak mau putus. Aku bakal kasih kamu kesempatan buat pikir ulang, oke? Gak ada putus ya, sayang? Aku nyesel. Gak ulangin lagi, janji. Ya, sayang? Maafin aku. Sekali lagi, aku cinta kamu. Aku bakal nunggu sampe kamu terima maafku. Tapi gak putus. Gak mau. Love you pacar."
Taehyung tersenyum puas saat melihat pesan suaranya telah terkirim. Pikirnya Jennie akan luluh dan semua akan baik-baik saja. Taehyung yakin.
Setelah merasa sedikit lebih baik, taehyung membawa rovernya pergi. Menuju tempat Jaehyun.